|
1. Jl. Hayam Wuruk No 49 - 50 Jelutung - Jambi
Telp : 0741 - 24684
Fax : 0741 - 24697
2. Jl. Prof.Dr.Sri Soedewi,SH No.5-6 Rt 02 Rw 01
Telp : 0747 - 323577
Fax : 0747 - 21834
Biasanya candi kebanyakan berada di pulau jawa. Tetapi rupanya provinsi Jambi juga memiliki kawasan percandian yang terbesar dan termegah di pulau Sumatera. Bahkan disebut sebut sebagai yang terbesar di Asia Tenggara dengan luas 12 kilometer persegi. Sejak tahun 2009 pun kompleks percandian ini telah dicalonkan ke UNESCO untuk menjadi salah satu situs warisan dunia. Saat ini candi yang ada berjumlah 61 candi namun disinyalir masih ada candi candi lainnya di sekitar kawasan ataupun yang tertimbun di tanah. Oleh karena itu, Tampak juga di areal percandian, masih ada gundukan tanah yang dibongkar karena masih adanya upaya pencarian candi candi lainnya. Candi terdekat yang langsung dapat kita lihat begitu tiba adalah candi Gumpung dan candi tinggi. Jarak antar candi pun terhitung jauh sehingga yang hanya populer dijumpai hanya dua candi tersebut. Untungnya di dalam kawasan, suasana sekitar sangat asri dan ditumbuhi pohon pohon besar yang mampu meneduhkan pengunjung dan juga diberi nama.
Untuk mencapai kawasan ini, anda dapat menggunakan jalur darat maupun laut. Menggunakan laut, anda tinggal menggunakannya dari pinggir sungai Batanghari dan akan memakan waktu selama satu jam dengan cara menggunakan ketek (perahu kecil kayu yang digerakan menggunakan mesin dan menghasilkan bunyi tek tek tek sehingga oleh orang sekitar dinamakan ketek). Jika ingin menggunakan jalur darat, anda dapat berkendara dari kota jambi selama kurang lebih 30 menit, anda telah tiba di gang masuk kawasan candi Muaro Jambi.
Saat ini kawasan percandian Muaro Jambi telah berbenah diri. Dibandingkan ketika awal tahun 2000an, masih dapat dilihat banyaknya fasilitas yang kurang memadai serta kebersihan yang kurang terawat. Kini, semua tampak bersih dan teratur. Tong sampah ada dimana mana.Kendaraan tidak boleh masuk melebihi kawasan yang telah ditentukan. Sejauh mata memandang, kita disuguhi dengan pemandangan yang hijau. Tersedia juga fasilitas peminjaman sepeda berwarna warni, payung hingga troley bayi. Para penjaja makanan dengan tertib menggelar tikar mereka di rerumputan sambil sesekali menyapa para pengunjung. Tidak ada paksaan untuk membeli. Cukup dengan melemparkan senyum kembali, mereka sudah senang.
Di kawasan percandian ini terdapat pula guest house yang sangat apik. Bentuk rumah melayunya membuat rumah singgah tersebut nampak sangat menawan.Di samping guest house, terdapat museum yang merupakan balai informasi khusus menyingkap semua sejarah tentang kawasan percandian ini. Biasanya balai informasi ini menjadi tempat referensi untuk tugas muatan lokal ketika saya sekolah. Jadi tunggu apa lagi mau berwisata menenangkan pikiran sambil belajar? Candi Muaro Jambi pilihannya.
Labels: candi ; jambi
Artikel Menarik Lainnya
| 2 Komentar | Tampilkan |
|
Lenny 27 August 2012 00:23:25 Wah . Jd pengen ke jambi Monggo.. ditunggu yach! |
Balas Laporkan | |
|
Affandi Ismail 26 August 2012 12:54:23 Wah . Jd pengen ke jambi |
Balas Laporkan | |
|
Pertama Sebelumnya Selanjutnya Terakhir |
||







