Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1521
Total Member
14018





Home > Article

23 April 2012 | Banten | Wisata Bahari
Karang Taraje, Surga tersembunyi di Sawarna Banten
nuuii
Walker
Rate
Share  

1. Tangerang
     Jl. Raya Serpong KM.7 Alam Sutera BSD Tangerang
     (Depan Yon ARHANUDRI)
     Tel : 021 - 53124550 / 60
     Fax : 021-53124557

 

2. Banten
    Jl. Raya Cilegon No. 39 A RT 05/06
    Kepandean Serang
    Tel : 0254-209810
    Fax : 0254-209818

Sore itu imajinasi tentang laut seperti bermain-main dalam otak ketika seorang teman tiba-tiba mengajak travelling, Ajakan yang menggoda tapi disatu sisi isi dompet terasa sedang tak bersahabat. Rupanya sang teman melihat kegelisahan saya, tak kehilangan akal dia membujuk dengan melontarkan kalimat “kita traveling murah hyuukk”

 

Travelling Murah? Mana ada travelling yang murah, apalagi jika berhubungan dengan laut yang bersih, debur ombak kencang dan suasana yang sunyi. Lima menit kemudian Sang teman mengirimkan email yang berupa Itinerary perjalanan ke Desa Sawarna di Lebak Banten. Karena penasaran dengan harga yang ditawarkan dan foto-foto keindahan Desa Sawarna akhirnya saya menyetujui ketika sang teman mendaftarkan kami (berempat) pada  EO Backpacker  tersebut. disepakati kami berkumpul di sekitar Bulungan, Jakarta Selatan .

 

BANTEN here we come!

 

Perjalanan di mulai pada hari Jumat 23 Maret 2012 pada jam 19.00 Wib. Karena pergi  berombongan sekitar +/- 30 orang , saling tunggu menunggu  akhirnya jam 21.00 kami secara resmi berangkat menuju banten.  Karena keterlambatan jadwal dan kondisi  jalanan menuju banten yang rusak dan disana-sini banyak truk pengangkut pasir dan kayu yang mogok karena terperosok ke jalanan yang berlubang, akhirnya kami baru sampai di Desa Sawarna jam 06.00 Wib, padahal  menurut Itinerary seharusnya kami sampai pada pukul 04.00 wib dan bisa langsung catch sunrise di Lagoon pari. Kecewa, sudah pasti kami kecewa tapi kami bertekat tidak mau merusak liburan kami dengan kejadian itu, kita masih menginap jadi  ada kemungkinan besok bisa melihat sunrise (semoga  cuaca bersahabat dengan kami) *crossing our fingers*

 

Tiba di Homestay sekitar pukul 07.00 Wib, Setelah Istirahat dan Sarapan, Kami menuju Goa Lalay untuk caving. Perjalanan dari Homestay menuju Goa Lalay kami tempuh dengan berjalan kaki +/-  1 jam, Kami melewati Hamparan sawah, kebun dan Sungai yang aliran sungainya tidak terlalu deras dangkal. Sambil berjalan dan hunting foto kami mengagumi keindahan alam Sawarna, betapa damainya Desa Sawarna. Setelah setelah dari goa Lalay  makan siang dan kemudian istirahat di homestay.

 

Sorenya kami bermain di Pantai Ciantir atau yang biasa disebut pantai pasir putih lalu berlanjut catch sunset di Pantai Tanjung Layar yang jaraknya tak terlalu jauh dari Pantai Ciantir. Senja itu kami puas bermain di pantai dan hunting banyak gambar bagus, kembali ke homestay kami menikmati makan malam dilanjutkan dengan acara kebersamaan dengan membakar ikan dan beberapa hasil laut. Tak ingin melewatkan waktu istirahat kami menuju kamar masing, masing karena rencananya kami harus bangun jam 3 pagi karena ingin catch sunrise di  Lagoon pari lalu melanjutkan perjalanan ke Karang Taraje.

 

Jam 3 pagi pintu kamar kami sudah diketuk oleh koordinator  lapangan EO, dan dari 30 orang anggota rombongan hanya  12 orang yang bangun dan berniat ikut catch sunrise di Lagoon pari dan Karang taraje.  Kami pergi di damping oleh seorang pemandu yang usianya masih remaja tapi cukup menguasai medan yang akan kami lalui, sebelumnya koordinator lapangan dan pemandu menjelaskan jika perjalanan dari Homestay menuju Lagoon pari akan ditempuh dalam waktu satu  sampai satu  setengah jam perjalanan, medan yang kami lewati ada dua alternatif, bisa dengan melintas bukit yang ada di deket pantai atau melewati pinggir pantai. Tapi karena suasana masih gelap dan kami hanya diterangi 3 senter LED kami memutuskan untuk melintas bukit meskipun jalan yang harus kami lalui agak licin karena malam sebelumnya sempat gerimis. Sekitar jam 4.30 kami sampai di Lagoon pari, sambil menunggu keluarnya matahari kami beristirahat dan menunaikan sholat subuh.

 

Tak sia-sia hampir satu setengah jam perjalanan kami  dari homestay menuju lagoon pari karena kami disambut oleh keindahan alam yang sangat SUPER, semburat wajah langit di pagi hari serta debur ombak dan  udara segar seperti oase bagi kami yang sangat menunggu-nunggu kesempatan seperti ini. Tanpa menunggu lama kami mengabadikan keindahan pagi itu, tak banyak orang yang berniat untuk catch sunrise hanya ada rombongan kami ber tigabelas dan satu kelompok lain yang berjumlah kira-kira 3-5 orang, Lagoon Pari seperti private beach bagi  kami, berburu foto sunrise dan beragam warna langit tak membuat kami bosan :)


“tunggu kejutan berikutnya, sebentar lagi kita menuju karang taraje, masih kuat jalan setengah jam lagi?” pemandu kami memberikan clue. Setelah berjalan setengah jam dari Pantai Lagoon pari, bermain-main dengan  ombak, pasir, kerang dan bintang laut akhirnya kami melihat deretan karang  yang hitam dan kokoh seperti melambai-lambai ke kapada kami. Yah.. kami telah sampai dan siap bermain dan menikmati private beach kami yang kedua bernama  KARANG TARAJE!

 

Gambar Keindahan Karang Taraje ada dalam postingan ini, dan foto selengkapnya dapat dilihat dalam Photo Blog saya  Penasaran dengan Keindahan Desa Sawarna terutama KARANG TARAJE?   FOILovers bisa juga menempuh perjalanan dengan menggunakan mobil atau sepeda motor,  bagi para FOILovers  sudah  terbiasa touring khan? Alternatif jalan menuju lebak juga beragam, Pasti akan lebih menyenangkan jika bisa berpergian bersama, Selamat Mencoba,  Selamat menikmati keindahan Indonesia ….

 

Salam,
Nuuii  | http://about.me/nuuii
 


Labels: Pantai , karang Taraje , Lagoon pari , Ciantir , Tanjung Layar , Desa Sawarna , Lebak , Banten



Artikel Menarik Lainnya

Senja di Banda Aceh
 
Kenjeran
 
Petualangan Staff ADIRA FINANCE cab Singkawang  di
 
Tanjung Layar, Si Karang Kembar
 
Teluk Kiluan, Kepingan Surga di Pulau Sumatera
 
5 Komentar Tampilkan

nuuii   25 April 2012 16:26:02
Mantapp.... Angle dan moment yang tepat... Penasaran banget nih, terutama foto yang pertama. Pasirnya ada diantara air ya pak?

itu gambar sungai - pantai - Laut, karena diambil dari atas terlihat seperti pasir diantara air. lihat langsung pasti lebih kagum, keren banget. tak jauh dari jakarta ternyata ada tempat yang benar-benar indah dan asli belum tersentuh polusi :) oiya mas sekalian menegaskan, saya bukan pak hehehehe
Balas  Laporkan 
Dwi Yulianto   25 April 2012 14:54:18
Mantapp.... Angle dan moment yang tepat... Penasaran banget nih, terutama foto yang pertama. Pasirnya ada diantara air ya pak?
Balas  Laporkan 
nuuii   25 April 2012 12:47:33
Thanks untuk komennya, Foto-nya nga terlalu banyak edit kok, Desa Sawarna terutama karang taraje memang bagus banget langitnya. Saya hanya pake kamera saku Canon IXUS 105, untuk edit saya hanya pakai picasa 3 itupun hanya dipakai untuk bookmark dan crop. pakai photoshop hanya untuk resize foto karena kebetulan saya memang tidak mahir ber photoshop *pengakuan* :)

Buktikan keindahan alam Desa Sawarna Banten dengan mendatanginya langsung, pasti tak akan menyesal. . .


Fotonya bagus-bagus, jadi pengin kesana. Tapi maaf, menurutku editan terlalu dalam.

Balas  Laporkan 
nuuii   25 April 2012 12:46:45
Thanks untuk komennya, Foto-nya nga terlalu banyak edit kok, Desa Sawarna terutama karang taraje memang bagus banget langitnya. Saya hanya pake kamera saku Canon IXUS 105, untuk edit saya hanya pakai picasa 3 itupun hanya dipakai untuk bookmark dan crop. pakai photoshop hanya untuk resize foto karena kebetulan saya memang tidak mahir ber photoshop *pengakuan* :)

Buktikan keindahan alam Desa Sawarna Banten dengan mendatanginya langsung, pasti tak akan menyesal. . .


Fotonya bagus-bagus, jadi pengin kesana. Tapi maaf, menurutku editan terlalu dalam.

Balas  Laporkan 
Dwi Yulianto   23 April 2012 23:15:45
Fotonya bagus-bagus, jadi pengin kesana. Tapi maaf, menurutku editan terlalu dalam.
Balas  Laporkan 

Pertama   Sebelumnya   Selanjutnya   Terakhir  
User name
Password