Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1521
Total Member
14107





Home > Article

26 April 2012 | Jawa Barat | Wisata Alam
Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu
Diadjeng Laraswati H.
Explorer
Rate
Share  

1. Bekasi
    Ruko Grand Mall Blok C 20,
    Jl. Jend. Sudirman No. 1
    Telp : 021 - 89119761

 

2. Bekasi
    Jl. Gatot Subroto No. 36 - 38,
    Kp. Pilar RT 02 / RW08
    Telp : 021 - 89119761
    Fax : 021 - 89119765

 

3. Depok
    Jl. Margonda Raya No 88 A-C
    Telp : 021-77204222
    Fax : 021-77200022

 

4. Bogor
    Jl. Raya Tajur No. 162 D
    Telp : 0251-378862
    Fax :  0251-310543

 

5. Bandung
    Jl. Terusan Pasir Koja No. 98 Rt 011 / 08 
    Jamika - Bojong Loa Kaler - Bandung 
    Telp : 022-6041945
    Fax :  022-6041947

 

6. Sumedang
    Jl. Mayor Abdurachman No 103     
    Telp : 0261 - 208258
    Fax :  0261-208256

 

7. Subang
    Jl. Letjen.Suprapto No. 3
    Telp : 0260-421172
    Fax :  0260-421167

 

8. Karawang
    Jl. Sorokunto No 52, RT 01 / RW 08
    Telp : 0264-304703

 

9. Tasikmalaya
    Komp. Ruko TST
    Jl. Ir. H. Juanda No 18 Rt.01/04    
    Telp : 0265-327525
    Fax :  0265-327528

 

10. Garut
       Jl. Cikuray No. 38 Rt. 001 / Rw. 006
       Telp : 0262-240969
       Fax :  0262-243307

 

11. Banjar
       Jl. Mayjend. Didi Kartasasmita 3, 5, 6
       Telp : 0265-744336
       Fax :  0265-745290

 

12. Cirebon
       Jl. Dr. Wahidin No. 63
       Telp : 0231-230750
       Fax :  0231-232481

 

13. Indramayu
       Jl. Raya Bangkaloa Ilir No. 25
       Telp : 0234-352919
       Fax :  0234-353300

 

14. Sukabumi
        Jl. Pabuaran No. 12 Rt. 005 / Rw. 002
        Telp : 0266-215366
        Fax :  0266-217203

 

15.  Cianjur
        Jl. IR. H. Juanda No. 19, RT 01 / RW 13
        Telp : 0263-282723
        Fax :  0263-282726

 

Kami tiba di pintu gerbang Wisata Tangkuban Perahu kurang lebih pukul 14.56 Inilah pintu masuk yang kami ketahui, kami tidak tahu pintu yang lain, karena ternyata pintu keluarnya berbeda dengan pintu masuk. Tampak di kanan kiri jalan ditumbuhi pohon jati yang rindang, udara dingin pegunungan menuju wisata Gunung Tangkuban Perahu berlahan-lahan menusuk ke seluruh tubuh. Tapi ya ampun…jalan yang kami lalui rusak berat, parah dan berbatu-batu, sehingga kalau jendela mobil dibuka, asap dan debu akan mengepul masuk kedalam. Kok bisa ya jalan menuju lokasi wisata rusak dan hancur seperti ini? Untuk apa biaya masuk yang sudah kami bayarkan dan bagaimana perawatan serta pemeliharaan jalan yang mestinya diberikan untuk menjaga kenyamanan wisatawan? Ada beberapa kendaraan sedan yang memutar balik arah kembali. Sedang  kami sudah kepalang tanggung rasanya karena tiket masuk sudah kami bayarkan. Untung suamiku masih mau melanjutkan perjalanan, yang akhirnya kami akhiri di area wisata Tangkuban Perahu pukul 03.49…wuih jadi dari pintu gerbang bayar tiket sampai parkir kendaraan, memakan waktu hampir 1 jam.


 

Hari itu, hari Minggu, memang banyak sekali pengunjung yang datang kesana untuk menikmati keindahan kawah di gunung berapi Tangkuban Perahu. Mereka ada yang menggunakan angkutan umum, mobil pribadi dan kendaraan roda dua. Untuk masuk ke obyek tersebut setiap pengunjung dipungut biaya sebesar Rp 7.500 per orang.


 

Tangkuban Perahu merupakan gunung berapi yang berlokasi 25 km dari Bandung ke arah Lembang. Berlokasi di antara Desa Sagaleharang dan Desa Cikole, Tangkuban Perahu merupakan tujuan wisata paling populer di Bandung, Jawa Barat.


 

Apa yang menarik ?

Tangkuban Perahu menawarkan banyak tempat untuk dilihat dan jelajah. Kita dapat menuruni lembah ke kawah, menjelajahi hutan di sekelilingnya atau hanya sekadar menikmati panorama indah kawah Tangkuban Perahu. Pemandu Wisata Wulan menjelaskan, Gunung Tangkuban Perahu ini memiliki banyak kawah. Kawah tersebut letaknya saling berdekatan dan semuanya sudah diberi nama yaitu kawah Ratu, Upas, Baru, Lanang, Ecoma, Juriq, Siluman, Domas, Jarian, dan Pangguyangan Badak. Kawah-kawah itu semuanya mengeluarkan asap belerang yang menguap keluar dari sela-sela bebatuan yang berada di bagian bawah kawah itu.

 

Namun katanya, dari sekian kawah tersebut yang sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Kawah Ratu, Upas dan Domas. Kawah Ratu bentuknya seperti mangkuk raksasa yang besar dan dalam. Jika cuaca cerah di kawah ini pengunjung dapat melihat dinding dan dasar cekungan kawah dengan jelas.

 

Kawah Ratu merupakan kawah terbesar di gunung ini yang letaknya bersebelahan dengan kawah Upas lebih kurang berjarak 1.500 meter. Kemudian kawah Upas bentuknya cukup dangkal dan datar pada bagian bawahnya sehingga banyak ditumbuhi pepohonan liar di salah satu sisi dasar kawah itu.

 

Sedangkan kawah Domas bentuknya berupa cekungan yang mengeluarkan sumber air panas. Pada sumber air panas itu para wisatawan dapat memanfaatkannya untuk membasuh badan, karena kandungan belerangnya dipercaya dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit kulit.

 

Banyak juga wisatawan memanfaatkan sumber air panas itu untuk merebus telur ayam dengan cara memasukkan telur itu ke dalam genangan air panas selama kurang lebih 10 menit. Setelah 10 menit telur itu akan matang dan sudah dapat dimakan. Aku agak menyangsikan hal ini karena telur kan berpori-pori, apa akibatnya jika kandungan belerang masuk kedalam telur dan kita makan. Ah ga berani mencobanya.

 

Para pelancong juga dapat menyewa kuda tunggangan khusus untuk menuju lokasi kawah Ratu atau mendaki gunung atau hanya berjalan-jalan di area wisata.

 

Sedangkan, untuk wisatawan yang ingin berbelanja membeli oleh-oleh sebagai kenang-kenangan untuk dibawa pulang,  di lokasi wisata Gunung Tangkuban Perahu banyak pedagang kakilima yang menjual aneka macam permainan anak-anak, boneka, topi, tas, kerajinan dari batu, pernak pernik, alat musik angklung, yang dijual 1 set Rp 300.000,-, batu dan serbuk belerang (obat alternatif penyakit kulit), tanaman bonsai dan baju bermotifkan Gunung Tangkuban Perahu. Yang menyedihkan buat aku, banyak dijual tas dan topi yang terbuat dari bulu kelinci. Herannya sang penjual bangga sekali menjawab bahwa satu topi memakai nyawa 1 ekor kelinci, ketika kutanya betulkah ini asli dari kelinci? Hiks…kasihan yaa…


 

Cara ke sana ?

Kita dapat menggunakan kendaraan pribadi ke lokasi ini. Kita dapat memulai perjalanan dari Bandung. Pastikan kendaraan dalam kondisi yang baik karena jalanan menuju kawah cukup curam. Atau dapat menggunakan fasilitas kendaraan yang telah disiapkan oleh pengelola setempat.

 

Udara semakin terasa dingin dan langit mulai gelap, padahal waktu baru menunjukkan pukul 16.21, kami bersiap-siap untuk pulang.

 


Labels:



Artikel Menarik Lainnya

Senja di Banda Aceh
 
Potensi Wisata Alam Sukabumi
 
Kenjeran
 
Petualangan Staff ADIRA FINANCE cab Singkawang  di
 
Tanjakan Tiada Maaf Gunung Cikuray
 
2 Komentar Tampilkan

Diadjeng Laraswati H.   26 April 2012 15:12:58
kasian yaa ? ga tega rasanya .... bulu nya diambil,daging nya buat sate kelinci..

Balas  Laporkan 
petro mezza natto   26 April 2012 12:33:15
bulu nya diambil,daging nya buat sate kelinci..
Balas  Laporkan 

Pertama   Sebelumnya   Selanjutnya   Terakhir  
User name
Password