• Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Daftar
  • Lupa Kata Sandi
Ingin liburan?
Ayo jelajahi kekayaan pariwisata Indonesia, mulai dari kedalaman laut hingga puncak gunung

Propinsi


Kodya / Kabupaten

Jenis Wisata


Kata Kunci

























Jumlah Anggota Adira FOI
21050
Beranda > Artikel > Jelajah Candi-candi di Malang dan Sekitar
Jelajah Candi-candi di Malang dan Sekitar
Selasa, 08/05/2012 22:52:04 | Jawa Timur | Wisata Alam

Oleh:
Dewi Puspasari

Explorer
Beri nilai:

Jelajah candi terkesan membosankan karena hanya melihat reruntuhan bangunan tua dan relief yang sulit dipahami. Namun, di balik bangunan bisu tersebut terdapat kisah kebesaran kerajaan-kerajaan bercorak hindu dan buddha pada ratusan abad silam.

 

Candi-candi bertebaran di Jawa Timur sejak berdirinya Kerajaan Kanjuruhan dengan Rajanya yang terkenal bernama Gajayana. Lokasi kerajaan ini diperkirakan ada di Karang Besuki dan kemudian bergeser ke daerah Dinoyo dengan ditemukannya prasasti Dinoyo. Hal ini diperjelas dengan adanya Candi Badut yang tidak jauh dari perumahan penduduk di kawasan Tidar, Karang Besuki.

 

Sebelum menuju Candi Kidal yang ada di Tumpang, saya berniat menuju Candi Badut. Rupanya candinya sudah tutup padahal jarum jam baru menunjukkan pukul 12.30. Mungkin gara-gara sepi pengunjung maka petugasnya menutup kompleks ini sebelum waktunya. Saya hanya dapat mengintip dari celah-celah dan setelah melihat Candi Kidal, menurut saya bentuknya sedikit mirip, yaitu bentuknya yang segi empat dengan puncak tanpa stupa dan tidak terlalu tinggi.

 

Candi Kidal

Kami kemudian melanjutkan perjalanan ke Candi Kidal yang berada di Tumpang. Tidak sulit menemukan candi ini karena ada plang penunjuk arah. Di sana saya agak terheran-heran karena lokasinya dekat perumahan penduduk. Di luar pagar kompleks candi sudah rumah-rumah warga.

 

Sebelum mengamati candi dari dekat, saya sowan dulu dengan penjaganya yang rupanya sarjana arkeologi dari UGM sekaligus pejabat yang mengurusi bangunan purbakala. Wah saya merasa beruntung sekali mendapat guide dengan wawasan yang begitu luas.

 

Menurut Pak Sis, penjaga, Candi Kidal adalah candi dari Kerajaan Singosari, tepatnya untuk menghormati Raja Anusapati yang telah mangkat. Anusapati adalah raja Singosari sepeninggal Ken Arok, namun ia sebenarnya putra Ken Dedes dengan Tunggul Ametung. Candi ini dibuka untuk masyarakat umum setelah dipugar pada tahun 1990.

 

Kompleks candi ini asri dan terawat rapi dengan taman dan pepohonan rindang. Yang menarik bagi saya adalah reliefnya yang nampak jelas, meski saya tidak membacanya saya mengaguminya. Lanjut Pak Sis, candi ini memuat mitologi Garudeya, intinya tentang pembebasan dari perbudakan.

 

Candi ini memiliki anak tanggga menuju pintu gerbang puncak. Puncaknya datar tidak apa-apa. Sementara di sekitar candi ada arca Dewa Siwa yang tidak utuh dikelilingi dengan kala. Keberadaan arca Siwa di sini karena Anusapati dianggap jelmaan Dewa Siwa. Seusai dari Candi Kidal, saya berniat ke Candi Jago yang juga masih di sekitar Tumpang. Namun waktu sudah hampir pukul 15.00 dan menurut Pak Sis, bisa jadi candinya tutup sehingga kami batal ke sana. 

 

Candi Singosari

Kunjungan saya ke Candi Singosari beberapa bulan sebelum menyambangi Candi Kidal. Candi Singosari merupakan candi paling beken dan menjadi salah satu tujuan wisata budaya bila berkunjung ke kota Malang. Saya mengenal candi ini sejak masih TK ketika guru TK mengajak murid-muridnya melukis di alam bebas sekaligus berwisata naik dokar. Kenangan itu terulang ketika belajar bersama sahabat saya yang rumahnya tidak jauh dari Candi Singosari saat duduk di bangku SMU. Kami jalan kaki ke sana dari Pasar Singosari. Waktu itu tidak ada pungutan biaya, hanya sumbangan ala kadarnya. Dan ketika saya ke sini ketiga kalinya, Candi Singosari tampil lebih cantik, dengan tatanan yang lebih rapi dan biaya masuk resmi.

 

Candi Singosari merupakan candi yang besar dibandingkan candi-candi lainnya di sekitar kota Malang. Candi ini tempat bersemayam abu jenazah raja, yakni Raja Kertanegara seorang raja terakhir dari Kerajaan Singosari.Raja Kertanegara adalah sosok yang dikenal hingga ke Negara Tiongkok. Ia pernah mempermalukan utusan Kubilai Khan karena tidak ingin dikuasai bangsa Tiongkok. Ia juga pernah melakukan ekspansi ke Sumatera, Bali, dan Sunda.
Sosok candi ini masih terawat dengan adanya sesajen berupa aneka bunga yang diletakkan di bilik candi. Ada banyak arca seperti arca prajnaparamita yang merupakan dewi kebijaksanaan, dan arca-arca lainnya dalam bentuk yang tidak utuh. Arca Prajnaparamita disebut juga patung Ken Dedes karena Ken Dedes dianggap penjelmaan dewi lambang kebijaksanaan ini.

 

Sebenarnya masih ada satu candi lagi di dekat Candi Singosari, yaitu Candi Sumberawan dan candi di daerah Prigen yang bernama Candi Jawi. Hemm bisa jadi tujuan berikutnya bila berkunjung ke kampung halaman.


Label: candi , candi singosari , candi kidalm tumpang , singosari , kertanegara , anusapati , ken dedes



0 Komentar

Tidak ada komentar.




User name  : 
Password  : 

Artikel Menarik Lainnya

Kantor Cabang Adira Finance

1. Pamekasan
    Jl. Pintu Gerbang No. 21, RT 02 / RW 03
    Telp : 0324-325383
    Fax  : 0324-325861

 

2. Surabaya
    Jl. Kombes Pol. M. Duryat No. 14-16 Blok B-5
    Telp : 031-5318640
    Fax  : 031-5318658

 

3. Gresik
    Ruko Building Kartini
    Jl.  R.A. Kartini No. 236/4, RT. RW.
    Telp : 031 - 3987726 (Hunting)
    Fax  : 031 - 3987750

 

4. Tuban
    Jl. Lukman Hakim No. 43 Tuban RT 03/RW 04
    Telp : 0356-333066
    Fax  : 0356-332442

 

5. Bojonegoro
    JL. R.A. Kartini No. 20
    Telp : 0353-892870
    Fax  : 0353-893206

 

6. Mojokerto
    Jl. Yos Sudarso no. 29-35, Mojokerto
    Telp : 0321-325509
    Fax  : 0321-325842

 

7. Jember
    Jl. Diponegoro 40-41 Jember
    Telp : 0331-424666
    Fax  : 0331-410421

 

8. Lumajang
    Jl. Wahid Hasyim 80 Lumajang
    Telp : 0334-891562
    Fax  : 0334-893311

 

9. Banyuwangi
    Jl. S. Parman No. 33
    Komp. Perkantoran Gardenia Estate Kav. 5,6,7
    Telp : 0333-411589
    Fax  : 0333-411590

 

10. Kediri
       Jl. Erlangga 39 RT 02 RW 10
       Telp : 0354-690533
       Fax  : 0354-687327

 

11. Madiun
      Jl. Dr. Sutomo No. 78
      Telp : 0351-493101
      Fax  : 0351-472577/0351-493105

 

12. Ponorogo
       Jl. Panglima Besar Sudirman No. 55
       Telp : 0352 - 489241
       Fax  : 0352 - 462340

 

13. Tulungagung
       Jl. Panglima Sudirman Trade Centre Blok B5 - 7,
       Jl. S. Hasanudin
       Telp : 0355-336270
       Fax  : 0355-333312

 

14.  Blitar
        Jl. Tanjung Kavling A2 - A3
        Telp : 0342-816178
        Fax  : 0342-816179

 

15.  Malang
        Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 56
        Telp : 0341 - 364646
        Fax  : 0341 - 364616

 

16.  Malang
        Jl. Letjen S. Parman No. 149
        Telp : 0341 - 487555
      

17.  Pasuruan
        Jl. Sokarno Hatta No. 88C-88D Pasuruan
        Telp : 0343-431532
        Fax  : 0343-431531