Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1520
Total Member
12571





Home > Article

10 May 2012 | Jawa Timur | Wisata Alam
Bromo Tengger Semeru Termasuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dan Dunia
satriya nugraha
Walker
Rate
Share  

1. Pamekasan
    Jl. Pintu Gerbang No. 21, RT 02 / RW 03
    Telp : 0324-325383
    Fax  : 0324-325861

 

2. Surabaya
    Jl. Kombes Pol. M. Duryat No. 14-16 Blok B-5
    Telp : 031-5318640
    Fax  : 031-5318658

 

3. Gresik
    Ruko Building Kartini
    Jl.  R.A. Kartini No. 236/4, RT. RW.
    Telp : 031 - 3987726 (Hunting)
    Fax  : 031 - 3987750

 

4. Tuban
    Jl. Lukman Hakim No. 43 Tuban RT 03/RW 04
    Telp : 0356-333066
    Fax  : 0356-332442

 

5. Bojonegoro
    JL. R.A. Kartini No. 20
    Telp : 0353-892870
    Fax  : 0353-893206

 

6. Mojokerto
    Jl. Yos Sudarso no. 29-35, Mojokerto
    Telp : 0321-325509
    Fax  : 0321-325842

 

7. Jember
    Jl. Diponegoro 40-41 Jember
    Telp : 0331-424666
    Fax  : 0331-410421

 

8. Lumajang
    Jl. Wahid Hasyim 80 Lumajang
    Telp : 0334-891562
    Fax  : 0334-893311

 

9. Banyuwangi
    Jl. S. Parman No. 33
    Komp. Perkantoran Gardenia Estate Kav. 5,6,7
    Telp : 0333-411589
    Fax  : 0333-411590

 

10. Kediri
       Jl. Erlangga 39 RT 02 RW 10
       Telp : 0354-690533
       Fax  : 0354-687327

 

11. Madiun
      Jl. Dr. Sutomo No. 78
      Telp : 0351-493101
      Fax  : 0351-472577/0351-493105

 

12. Ponorogo
       Jl. Panglima Besar Sudirman No. 55
       Telp : 0352 - 489241
       Fax  : 0352 - 462340

 

13. Tulungagung
       Jl. Panglima Sudirman Trade Centre Blok B5 - 7,
       Jl. S. Hasanudin
       Telp : 0355-336270
       Fax  : 0355-333312

 

14.  Blitar
        Jl. Tanjung Kavling A2 - A3
        Telp : 0342-816178
        Fax  : 0342-816179

 

15.  Malang
        Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 56
        Telp : 0341 - 364646
        Fax  : 0341 - 364616

 

16.  Malang
        Jl. Letjen S. Parman No. 149
        Telp : 0341 - 487555
      

17.  Pasuruan
        Jl. Sokarno Hatta No. 88C-88D Pasuruan
        Telp : 0343-431532
        Fax  : 0343-431531

 

Gambaran prospek strategis pariwisata sebagai pilar pembangunan nasional antara lain dapat ditunjukkan dari angka kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara dalam tahun-tahun terakhir yang terus menunjukkan peningkatan. Sektor pariwisata juga melibatkan jutaan tenaga kerja baik di bidang perhotelan, makanan, transportasi, pemandu wisata, maupun industri kerajinan. Sejalan dengan perkembangan Industri Pariwisata yang semakin kompetitif dan kecenderungan pasar dunia yang semakin dinamis, maka pembangunan kepariwisataan Indonesia harus didorong pengembangannya secara lebih kuat dan diarahkan secara tepat untuk meningkatkan keunggulan banding dan keunggulan saing Kepariwisataan Indonesia dalam peta Kepariwisataan regional maupun internasional.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BTS) merupakan kawasan strategis pariwisata nasional yang memiliki keunikan berupa lautan pasir seluas 5.250 hektar, yang berada pada ketinggian sekitar 2100 meter dari permukaan laut. Dimana terdapat 2 gunung yang masih aktif yaitu Gunung Bromo dengan ketinggian 2.392 meter dpl. Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi pariwisata terbaik di dunia. Kemudian terdapat Gunung Semeru sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut.

Pasca meletusnya Gunung Bromo yang terjadi pada Bulan November 2010 dan sejak dibukanya untuk umum tanggal 30 Maret 2011, jumlah kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara terus mengalami kenaikan secara signifikan. Potensi tersebut merupakan anugerah luar biasa yang harus dipertahankan dan dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian seluruh masyarakat khususnya di Provinsi Jawa Timur.

Oleh karena itu, pemerintah Daerah yaitu Pemkab Malang, Pemkab Lumajang, Pemkab Pasuruan dan Pemkab Probolinggo harus bekerja keras mengembangkannya dengan melibatkan semua komponen masyarakat untuk mempromosikan potensi yang dimilikinya agar menarik wisatawan untuk berkunjung. Pengembangan pariwisata di kawasan Bromo Tengger Semeru membutuhkan tata kelola detinasi pariwisataa yang terpadu dan bersinergi dengan menekankan pada pelestarian alam dan budaya, serta keterlibatan para pihak yang berkepentingan dalam kegiatan pariwisata.

Kemudian diperlukan komitmen untuk melaksanakan tata kelola destinasi berdasarkan kemitraan dalam kesetaraan menuju pengembangan pariwisata yang berkelanjutan berbasis masyarakat. Dengan dikembangkannya kawasan BTS akan menambah asset wisata Jawa Timur dan memberikan peluang besar bagi Provinsi Jawa Timur. Karena selain memberikan penambahan devisa yang potensial bagi pendapatan daerah juga berdampak pada meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian maka pengembangan kawasan Bromo Tengger Semeru

Namun demikian, tantangan yang dihadapi dalam pengembangan kawasan BTS sangat besar terutama berkaitan dengan kesiapan SDM, promosi dan dukungan sarana pengembangan. Untuk itu, diperlukan langkah bersama dan sinergisitas antara instansi pemerintah, pihak swasta terutama pengusaha industri pariwisata, peran serta masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan pariwisata di Jawa Timur. Upaya terobosan perlu dirancang dan perlu merumuskan langkah-langkah kebijakan yang konkrit dan operasional guna tercapainya kemantapan pengelolaan destinasi pariwisata di era otonomi daerah dan globalisasi.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional 2010-2015, Bromo Tengger Semeru termasuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dimana Bromo Tengger Semeru yang memiliki fungsi utama pariwisata atau memiliki potensi untuk pengembangan pariwisata nasional yang mempunyai pengaruh penting dalam satu atau lebih aspek, seperti pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya, pemberdayaan sumber daya alam, daya dukung lingkungan hidup, serta pertahanan dan keamanan.

Peningkatan daya saing produk pariwisata Bromo Tengger Semeru meliputi : Pertama, daya saing Daya Tarik Wisata ; Arah kebijakan peningkatan daya saing Daya Tarik Wisata diwujudkan dalam bentuk pengembangan kualitas dan keragaman usaha Daya Tarik Wisata. Strategi untuk pengembangan kualitas dan keragaman usaha Daya Tarik Wisata Kawasan Bromo Tengger Semeru, meliputi : a. mengembangkan manajemen atraksi ; b. memperbaiki kualitas interpretasi; c. menguatkan kualitas produk wisata; dan d. meningkatkan pengemasan produk wisata.

Peningkatan daya saing produk pariwisata BTS, kedua, daya saing Fasilitas Pariwisata yang diwujudkan dalam bentuk pengembangan kapasitas dan kualitas fungsi dan layanan Fasilitas Pariwisata yang memenuhi standar internasional dan mengangkat unsur keunikan dan kekhasan lokal. Strategi untuk pengembangan kapasitas dan kualitas fungsi dan layanan Fasilitas Pariwisata meliputi: a. mendorong dan meningkatkan standardisasi dan Sertifikasi Usaha Pariwisata; b. mengembangkan skema fasilitasi untuk mendorong pertumbuhan Usaha Pariwisata skala usaha mikro, kecil dan menengah; dan c. mendorong pemberian insentif untuk menggunakan produk dan tema yang memiliki keunikan dan kekhasan lokal.

Peningkatan daya saing produk pariwisata BTS, ketiga, daya saing aksesibilitas. yang diwujudkan dalam bentuk pengembangan kapasitas dan kualitas layanan jasa transportasi yang mendukung kemudahan perjalanan wisatawan ke Destinasi Pariwisata. Strategi untuk pengembangan kapasitas dan kualitas layanan jasa transportasi tersebut di atas dilaksanakan melalui peningkatan etika bisnis dalam pelayanan usaha transportasi pariwisata.

Dengan demikian, untuk meningkatkan dan mengembangkan kepariwisataan di Jawa Timur, khususnya destinasi pariwisata di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Bromo Tengger Semeru, maka perlu adanya koordinasi antar instansi pemerintah terkait, pihak swasta, pengelola industri pariwisata serta seluruha pemangku kepentingan. Hal ini diharapkan agar pengembangan di kawasan Bromo Tengger Semeru dapat tercipta pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing dengan berbasis pada masyarakat, pelestarian alam dan lingkungan hidup, Dengan tetap mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional 2010-2015. Amin.


Labels: Bromo Tengger Semeru



Artikel Menarik Lainnya

Potensi Wisata Alam Sukabumi
 
Kenjeran
 
Tanjakan Tiada Maaf Gunung Cikuray
 
berkunjung ke bandung timur
 
Mengikuti jejak \
 
0 Komentar Tampilkan

Tidak ada komentar.




User name
Password