Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1521
Total Member
13929





Home > Article

15 May 2012 | Bali | Wisata Budaya
Ketut Liyer “The Medicine Man” yang Mendunia
desy riani wulandari
Adventurer
Rate
Share  

1. Tabanan
    Ruko Bayu Semana, Jl. Gajah Mada No. 7-8 
    Telp : 0361-814899
    Fax  : 0361-814951

 

2. Gianyar
    Jl. Ciung Wanara No.17 Gianyar
    Telp : 0361-955383
    Fax  : 0361-955386

 

3. Singaraja
    Jl. Gajah Mada No. 112, Singaraja - Bali
    Telp : 0362-29050
    Fax  : 0362-29232

 

4. Denpasar
    Jl. Gatot Subroto Barat No 101 X
    Telp : 0361-428811
    Fax  : 0361-421132

Ketut Liyer berumur lebih dari 90 tahun dan bertempat tinggal di Banjar Pegosekan Kaja, di Ubud, Bali.. Ketut Liyer dahulu adalah seorang pelukis. Dia senang melukis situasi yang berada disekitarnya, yaitu sawah, sungai, pepohonan dll. Dia juga dikenal sebagai pemain Arja. Arja adalah sejenis opera khas Bali.

 

Ketut Liyer meneruskan tradisi keluarganya sebagai balian yang dalam bahasa Indonesia adalah dukun dan dalam bahasa Inggri disebut The Medicine man sehingga banyak wisatawan asing maupun lokal yang berkunjung padanya untuk berobat.

 

I Ketut Liyer menjadi terkenal setelah penulis Elizabeth Gilbert menceritakan keahliannya membaca garis tangan dalam novel yang berjudul Eat, Pray, Love. Elizabeth atau yang kerap disapa dengan Liz itu berkunjung ke Ubud untuk mencari ketenangan jiwa. Lalu Liz meminta untuk diramal garis tangannya. Apa yang dikatakan oleh Ketut Liyer itu terbukti dengan kedatangan Liz lagi ke Bali. Sebelumnya Liz melarikan diri dari segala rutinitas dan meninggalkan keluarganya. Di Italia Liz memuaskan selera makannya (EAT), di India belajar yoga dan spiritual (PRAY), dan di Bali dia menemukan cinta (LOVE).

 

Saat kami mengunjungi rumah Ketut Liyer, suasana di sana sungguh berbeda. Suasananya sangat tanang dan teduh sekali. Dan sepertinya Elizabeth tidak salah memilih tempat Ketut Liyer untuk belajar spiritual dan yoga karena tempat ini benar-benar luar biasa dan dapat menenangkan jiwa.


Labels: bali , ketut liyer , balian



Artikel Menarik Lainnya

Desa Trunyan, Tempat Buang Mayat Paling Legendaris
 
Cap Go Meh di Kota Singkawang
 
Menyambangi Keanggunan Barak Militer Bantir
 
Budaya Dibalik Tenun Songket, Desa Sukarare, Lombok
 
#Budaya Negeriku- Warisan Budaya Kuliner Nusantara  Go Internasional
 
0 Komentar Tampilkan

Tidak ada komentar.




User name
Password