![]() |
|
1. Mataram
Jl. Pejanggik No 65 A-B
Telp : 0370-673195
Fax : 0370-673139
2. Selong
Jl. Prof. M. Yamin 45
Telp : 0370-635550
Fax : 0376-21400
3. Sumbawa
Komp. Pertokoan,
Jl. Udang 8 C - D, RT 02 / RW 02
Telp : 0371 - 625550
Hari itu, 8 may 2012, aku sedang pusing 7 keliling. bagaimana tidak, sebagai anak rantauan sudah tak memiliki senjata tempur lg (*red: uang jajan). pada hari yang sama temanku bercerita tentang indah air terjun yang berposisi di lombok tengah, dan dia selalu bercerita yang sama mulai dari 4 tahun yang lalu, yeapsss... benang stokel waterfall dan benang kelambu waterfall. hasrat yang menggebu untuk menuju kesana sudah memunjak, ku coba telfon teman-temanku yang mungkin juga lagi galau dan melepas galaunya bersamaku. final result, tak ada satupun yang bisa ikut, karena semua pada kerja. maklum tanggal 08 may itu adalah hari rabu. jadi orang sedang sibuk kerja.
dengan modal nekat dan isi kantong hanya Rp. 15.000 kuberanikan diri meng-gas motor supra kenceng-ku menuju pom bensin Ampenan, yeaps... 10.000 melayang, untuk bensin. bermodalkan petunjuk dari temanku yang tidak bertanggung jawab, aku menuju ke sana, aku ingat, waktu itu pkl. 08.00 pagi. aku menempuh perjalanan yang luar biasa, betapa tidak perjalanan yang seharusnya ditempuh dalam 1 jam dari kota mataram terpaksa aku tempuh dalam 3 jam. maklum nggak tau jalan, semua ini demi melihat indahnya double waterfall yang kesohor itu.
semua rasa lelah terbayar, karena indahnya pemandangan yang aku lalui menuju waterfall ini. sawah berundak-undak di kaki gunung Rinjani, menjadi teman sepanjang perjalanan. pohon-pohon tinggi menjulang menyelamatkan dari rasa panas.
setelah aku sampai di lokasi, aku menuju tempat parkir motor. yeaps... motor selamat, tebak apa yang kemudian aku lakukan. aku menelepon cewekku. sebiasanya anak alay yang lain. aku ceritakan betapa menderitanya aku, uang nggak ada, bagaimana beli makan. dan apakah kalian tahu apa yang dikatakan cewekku?. "SABAR" nah dia cuma bisa bilang begitu, ya cuma itu yang bisa dilakukan. andai saja, ditemapat seindah itu ada ATM. setlah itu, aku menelefon Ibuku, Calon ibu mertuaku (he he he),. dan coba tebak apa yang mereka katakan. "SABAR"
jam 11 di lokasi, aku merasa sangat kesepian. betapa tidak hanya aku sendiri di loket masuk dan temani beberapa monyet yang nampak ingin menggodaku. 20 menit menunggu, datanglah petugas penjaga loket. aku pura2 tidak melihatnya dan tanpa rasa bersalah mencoba peruntungan nyelonong masuk. aku ketahuan dan petugas ticket memasang wajah sangar. 3.000 rupiah total kocek yang harus aku keluarkan. hitungannya (1000 ticket masuk+2000 biaya parkir).
nah yang tersisa dikantong hanya 2000 rupiah. agar kelihatan kren aku keluarin camera DLSR yang baru aja aku beli. sambil pura2 jepret wlopun masih amatiran. baru beberapa meter aku masuk, aku bertemu dengan seorang gadis penjual snack di lapak miliknya dan menawarkan minuman. aku tidak mau mati gaya, aku relakan uang 2000 ku untuk 2 gelas air minum dan 2 snack seharga 500 rupiah. tidak lupa kutanyakan namanya, yeapps, namanya "indah". akal bulus playboyku keluar, kuputuskan berbincang daripada diculik monyet dalam hutan sendirian. jadilah aku pengunjung pertama pada hari itu.
dari tempat parkir menuju spot 1st(benang stokel) tidak begitu jauh, hanya berjalan melewati jalan berubin yang ditata rapi oleh PEMDA Loteng kurang lebih 10 menit sampailah aku di ujung jalan, dan menuruni puluhan anak tangga menuju spot 1st(benang stokel). setelah satu jam terhipnotis oleh indahnya 1st spot (benang stokel). pengunjung mulai berdatangan. dan coba tebak apa yang mereka lakukan pertama kali?
yeapssss... mereka mengeluarkan banyak sekali makanan dari dalam tas mereka dan nasi bungkus yang terbungkus rapi. aku merasa kalau ini perjalanan penuuh duka, laper euy...
aku terus melirik jalan menuju 2nd spot (benang kelambu) dengan perut kerncongan. sorry, lupa cerita kalau tadi belum sarapan. pengen naik level ke spot selanjutnya, tp bagemana lagi, saya nggak pernah ke sana. nggak tau jalan, bisa-bisa diculik sama monyet yang lagi kasmaran di perjalanan. dalam 2 jam benang stokel telah dipenuhi pengunjung. udah mulai risih.
aku berkenalan dengan seorang bule yang juga nampaknya tertarik ingin ke 2nd spot (benang kelambu). sekalian mempraktekan bahasa inggrisku yang diajarkan oleh Agus Salim temanku di mataram. setelah berbincang dengan guidenya mereka memutuskan melanjutkan perjalanan menuju ke sana. dan sepasang muda mudi yang lagi kasmaran juga meminta untuk pergi bersama kami. kurang lebih 30 menit mendaki gunung dan melewati lembah, menuruni ratusan anak tangga tibalah aku di 2nd spot (benang kelambu).
horeyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy
luar bisaaaaaaa
pemendangan yang indah sempat membuat perutku yang lapar terlupakan. tapi tidak bertahan lama, ternyta pengunjung 1st spot mulai berdatangan menuju 2nd spot. sekarang aku baru tahu, kenapa disebut benang kelambu, karena air terjun yang jatuh itu mirip seperti kelambu. aku yang sejak awal berkomitmen tidak akan mandi, akhirnya terpaksa menngalkan bajuku. mana bisa menahan sejuknya air di sini.
setelah bule tadi pergi berpamitan aku berkenalan dengan sepasang suami istri pecinta alam bersama 3 anaknya. dia bercerita ttg indahnya lombok dan dia telah mengunjungi hampir semua spot wisata di lombok. setelah memasang wajah memelas sang suami membagi satu kantong besar jajan yang dia miliki, dan sebelum berpamitan 2 jam kemudian mereka memberikan saya nasi bungkus mereka. katanya untuk sangu.
Alhamdulillahhhhh
Selamatttttttt
tebak kenapa aku belum balik, padahal sudah pukul 04.30 sore,,,
yes, tebakan jitu,,, karena aku berkenalan dengan seorang gadis SMA kelas 2 yang juga pecinta alam, cantik bgt... awalnya aku mengira cewek ini tertarik denganku. ternyata cewek ini tertarik dengan cameraku, bukan denganku. setelah mendapatkan no. hp dan berkenalan dengannya dia dan teman2nya* memutuskan untuk pergi. *sorry, aku lupa bilang kalo dia datang dengan cowoknya.
aku memutuskan untuk menjadi yang terakhir balik sekitar pkl 05.30, dan kuberanikan diri untuk itu.
nah itulah kisahku.
uzumaky anggriawan
Labels:
Artikel Menarik Lainnya
| 0 Komentar | Tampilkan |
Tidak ada komentar.







