Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1521
Total Member
13083





Home > Article

21 May 2012 | Nusa Tenggara Barat | Wisata Kota
Ayam Taliwang, Pembuka Istimewa
Lalu Abdul Fatah
Walker
Rate
Share  

1.  Mataram
     Jl. Pejanggik No 65 A-B
     Telp : 0370-673195
     Fax  : 0370-673139

 

2. Selong
     Jl. Prof. M. Yamin 45
     Telp : 0370-635550
     Fax  : 0376-21400

 

3. Sumbawa
     Komp. Pertokoan,
     Jl. Udang 8 C - D, RT 02 / RW 02
     Telp :  0371 - 625550
 

               Rabu (23/11/2011) siang itu, saya pergi memesankan penginapan untuk peserta trip. Dadakan? Begitulah. Seharusnya, sebagai trip planner pemula, saya harus mengurus semuanya jauh-jauh hari. Siap segalanya. Tapi, dasar saya yang diserang virus malas. Kendati begitu, saya sudah menarget Wisma Nusantara II di Jl. Beo No 12 Cakranegara, Mataram, sebagai lokasi menginap peserta di malam pertama kedatangan.

               Maka, siang itu, saya pun mengayuh sepeda ke Wisma Nusantara II yang terletak tidak jauh dari Mataram Mall tersebut. Cukup mengatrol keringat karena sepedanya ukuran BMX. Saya pun belum sarapan. Tapi, demi sebuah totalitas dalam melayani tamu (kendati dadakan), saya rela melakoninya.

              Karena peserta trip berjumlah 6 orang, 3 perempuan dan 3 laki-laki, tidak termasuk saya, maka saya memesan dua kamar tipe deluxe. Tarifnya Rp125 ribu/malam. Extra bed-nya Rp50 ribu. Fasilitasnya: twin bed, TV 21 inch, AC, minuman pembuka (dua botol air mineral ukuran 600 ml), kamar mandi dalam, shower air panas/dingin. Untuk ukuran di tengah kota, saya rekomendasikan!

              Mbak Siti mengirimkan pesan ke saya kalau ia akan datang sekitar pukul 2 siang WITA. Tapi, pesawatnya delayed. Ujungnya, ia baru tiba di Mataram (saya minta ia turun di Mataram Mall) pukul 7 malam lewat beberapa menit. Saya baru saja kelar shalat maghrib dan segera menjemputnya di depan MM dan mengantarnya ke penginapan.

               Sekelar bersih-bersih dan shalat, saya pun mengajak Mbak Siti makan malam di RM Ayam Taliwang di Jl. Ngurah Rai, Cakranegara. Saya ke sana karena ingin mengenalkan kuliner khas Lombok. Selain faktor bahwa salah satu pemiliknya (ini usaha keluarga) adalah bibi saya, RM Ayam Taliwang ini juga pernah masuk Wisata Kuliner Pak Bondan.

               Saya memesan dua potong ayam taliwang. Istimewanya, ayam yang dipakai adalah ayam kampung. Dagingnya memang sedikit, tapi siapa pun tahu kalau daging ayam kampung lebih enak ketimbang ayam potong. Ukurannya yang terbilang lebih kecil tinimbang ayam potong pun tak jadi masalah. Asalkan kualitas rasa tetap terjamin. Itu sudah maknyus bangeeeet! :)

               Makan malam yang disambi dengan mengobrol itu pun kelar pukul setengah 10 lebih. Kami menunggu rombongan berikutnya yang diperkirakan tiba pukul 9. Setelah saling kontak, rombongan pun tiba dan diantarkan langsung ke penginapan.

               Makan malam sesi kedua pun terjadi. Karena saya hanya membawa motor ke penginapan dan tak bisa membonceng satu-satu ke tempat makan, maka kami pun memilih makan di jalan utama sebelum jalan masuk ke Wisma Nusantara II ini. Tak jauh dari situ berderet-deret warung tenda berdiri. Tinggal pilih sesuai selera.

               Berprinsip adil, saya pun menyarankan mereka untuk makan di warung tenda Ayam Taliwang Sejahtera. Nah, di sinilah perbedaan saya temukan dengan RM Ayam Taliwang sebelumnya yang saya datangi bareng Mbak Siti.

               Kalau di RM Ayam Taliwang, satu potong ayam taliwang harganya Rp33 ribu, di Sejahtera harganya Rp35 ribu. RM Ayam Taliwang menggunakan ayam kampung, sebaliknya Sejahtera dengan ayam potong biasa. Segelas es teh di RM Ayam Taliwang harganya Rp3 ribu. Di Sejahtera, Rp4 ribu. Selebihnya, hidangan tambahannya sama, yakni beberok terong.

               Ayam taliwang biasa (berbumbu pedas) dan ayam taliwang bumbu madu pun dipilih. "Rasanya bagaimana?" tanya saya pada Mbak Ikhdah dan kawan-kawan. Karena tidak ada perbandingan, mereka hanya bilang enak. Apalagi Mbak Ikhdah dan Mbak Anggi punya slogan, "Kalau soal rasa makanan, hanya ada dua kategori: enak dan enak banget!" Hehehe...

                Apalagi mereka juga lapar. Terlihat dari wajah yang puas dan lahap menikmati hidangan pembuka di malam pertama kedatangan mereka di Lombok.

                Selamat menikmati ayam taliwang! Besok kita mencoba kuliner tradisional lainnya. Tentu saja keliling kota Mataram dan sekitarnya jadi agenda utama.

                 Lombok, begitu menggoda... :))


Labels: kuliner , Lombok , ayam taliwang , NTB , makanan , khas , lokal



Artikel Menarik Lainnya

2 Day trip ke Martapura (Kalimantan Selatan )
 
Mengenal Pulau Kaung
 
Budaya Dibalik Tenun Songket, Desa Sukarare, Lombok
 
#BudayaNegeriku Wisata Marathon di Kota Pelajar
 
#Budaya Negeriku - Jember Fashion Carnival, Budaya Modern masa kini
 
0 Komentar Tampilkan

Tidak ada komentar.




User name
Password