![]() |
|
1. Mataram
Jl. Pejanggik No 65 A-B
Telp : 0370-673195
Fax : 0370-673139
2. Selong
Jl. Prof. M. Yamin 45
Telp : 0370-635550
Fax : 0376-21400
3. Sumbawa
Komp. Pertokoan,
Jl. Udang 8 C - D, RT 02 / RW 02
Telp : 0371 - 625550
Hamparan pasir putih yang lembut, air laut yang membiru dengan jernihnya dan riak ombak yang bergulung dengan tenang. Hal inilah yang banyak orang katakan begitu mendeskripsikan keindahan pantai Pulau Lombok. Hanya dengan membayangkannya saja, sudah membuat pikiran saya begitu terbius. Maka dengan berbekal sedikit informasi dan beberapa lembar uang yang masih tersisa di saku celana, kami pun berangkat menuju pesisir salah satu pulau di gugusan Sunda Kecil tersebut.
Pantai Senggigi
Mobil mulai berderu, terengah engah meniti tanjakan jalan sedang kami tempuh. Perlahan tapi pasti, bukit ini pun segera terlampaui. Begitu kami menengok ke luar jendela, terpampang segaris panjang pesisir pantai yang begitu indah. Pantai Senggigi, inilah pantai pertama yang menjadi tujuan kami.
Setelah mobil diparkir, kami pun segera menghambur ke area pantai. Ada beragam aktivitas yang bisa kita lakukan di pantai ini, dari berjemur, berenang, snorkeling, bermain kayak atau sekedar menikmati pemandangannya. Untuk fasilitas seperti snorkel dan kayak disewakan oleh penduduk dengan harga yang sangat terjangkau.
Bagi penyuka kuliner, satu sajian makanan yang tidak boleh terlewatkan dari Pantai Senggigi adalah Sate Bulayak. Yang menarik dari sate ini adalah bumbunya yang begitu kaya rempah, khas makanan asal Indonesia, harum dan menggoda selera. Daging dan jeroan sapi yang telah dibakar diguyur dengan bumbu tersebut, disantap bersama potongan potongan lontong yang terbalut oleh daun aren, betapa lezatnya. Harganya pun cukup murah, saya menebus satu porsi Sate Bulayak dengan selembar uang sepuluh ribu rupiah saja.
Setelah bermain cukup lama, akhirnya sore pun menjelang. Tapi bukan berarti kegiatan kami di pantai ini telah usai, karena masih ada satu moment yang kami tunggu, yaitu pemandangan matahari terbenam. Sesuai yang banyak dibicarakan, sunset di Pantai Senggigi benar benar menakjubkan. Warna oranye terpendar dengan sangat kental, berpadu dengan birunya laut di ujung horizon. Spektakuler.
Kuta Beach
Kalau ada yang mengernyitkan dahi membaca dua kata di atas, berarti reaksi anda sama dengan saya dulu. Tapi jangan salah, di Pulau Lombok pun juga terdapat sebuah pantai yang memiliki nama serupa dengan salah satu pantai di Pulau Bali.
Sesampainya kami di Kota Mataram, saya sempat bertanya kepada warga masyarakat mengenai pantai pantai indah yang ada di Pulau Lombok. Dan oleh penduduk tersebut, saya disarankan untuk mengunjungi Kuta Beach. Katanya keindahan pantai tersebut sama sekali tidak kalah dengan Pantai Kuta yang ada di Pulau Bali.
Dan benar saja, kami disambut dengan keindahan yang memesona. Hamparan pasir putih yang begitu lembut, birunya air laut yang jernih berpadu dengan cerahnya langit yang siang itu bebas dari gugusan awan. Nampak pula bongkahan batu karang yang menyeruak diantara deburan ombak. Sungguh sebuah komposisi yang sangat elok.
Kuta Beach sendiri terletak diantara daerah perbukitan. Garis pantainya melengkung bulan sabit, menjorok ke arah daratan. Kondisi ombaknya tidak terlalu besar, sehingga relatif aman untuk berenang. Jika dibandingkan dengan Pantai Senggigi, Kuta Beach ini terlihat lebih sepi pengunjung.
Tanjung Aan
Tidak jauh dari lokasi Kuta Beach, sekitar lima kilometer ke arah timur ada satu lagi pantai yang kami kunjungi. Namanya adalah Tanjung Aan. Untuk menuju Tanjung Aan, kita akan berkendara melalui jalan kecil yang membelah beberapa kampung daerah pesisir selatan Pulau Lombok.
Hal yang istimewa dari pantai ini adalah pasirnya yang berbeda dengan dua pantai yang saya kunjungi sebelumnya. Pasirnya berupa butiran butiran kecil berukuran sekitar 0,2 mm. Tidak lengket di kaki kami yang sudah telanjang bermain di sekitar pantai.
Di sebelah barat Tanjung Aan ada sebuah bukit yang bisa didaki. Dari situ kita bisa melihat landscape Tanjung Aan secara keseluruhan. Untuk para penggemar fotografi landscape, spot ini jelas tidak boleh dilewatkan begitu saja. Menurut salah seorang pedagang yang saya temui, di hari hari biasa, Tanjung Aan sangat sepi oleh pengunjung, jadi jika anda berkunjung di saat seperti itu, Tanjung Aan layaknya adalah pantai pribadi kepunyaan anda.
Sama seperti di Kuta Beach, di pantai ini kita bisa berenang dengan aman karena ombaknya relatif tidak terlalu besar. Adanya bukit di kiri dan kanan melindungi pantai dari ganasnya ombak laut selatan.
***
Sungguh betapa beruntungnya kita lahir sebagai warga negara Indonesia. Tempat dimana matahari bersinar sepanjang tahun, kekayaan alam yang begitu menakjubkan, keanekaragaman budaya yang begitu majemuk dan begitu banyak hal lainnya yang bisa kita syukuri. Dan Pulau Lombok ini adalah salah satu bukti nyatanya.
Percayalah :)
Labels: Senggigi , Kuta Beach , Tanjung Aan , Lombok , Pantai
Artikel Menarik Lainnya
| 0 Komentar | Tampilkan |
Tidak ada komentar.








