![]() |
|
1. Tangerang
Jl. Raya Serpong KM.7 Alam Sutera BSD Tangerang
(Depan Yon ARHANUDRI)
Tel : 021 - 53124550 / 60
Fax : 021-53124557
2. Banten
Jl. Raya Cilegon No. 39 A RT 05/06
Kepandean Serang
Tel : 0254-209810
Fax : 0254-209818
Sebagai anggota kontingen dari Propinsi Banten, sudah sepatutnya peserta Pesparawi (Pesta Paduan Suara Gerejawi) yang akan diadakan di Kendari, Sulawesi Tenggara bulan Juli nanti, menggunakan kostum yang menunjukkan ciri khas daerah kami, maka Batik Banten-lah yang menjadi salah satu alternatif kami. Batik Banten belum banyak dikenal orang, walau berkat penelitian dari Bapak Uke Kurniawan mengenai Batik Banten ini telah dikembangkan sejak tahun 2002, bahkan telah dipasarkan ke beberapa negara sejak beberapa tahun yang lalu.
Kami berangkat pukul 8.00 pagi dari Serpong menuju ibukota Banten, yaitu Kota Serang, melalui Tol Jakarta – Merak, kami keluar di pintu tol Serang Timur. Hanya dua kali, kami menanyakan alamat, akhirnya kami tiba di Sentra Batik Banten, yang terletak di Jalan Bhayangkara, Kampung Kubil, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Cipocok Jaya, Serang. Sentra itu cukup mungil untuk ukuran sebuah rumah industri, namun siapa kira bahwa per bulannya, industri ini bisa menghasilkan omzet yang cukup besar ? Bangkitnya warisan budaya Banten kedalam bentuk motif-motif Batik Banten ini berawal dari kecintaan seorang mantan karyawan sebuah departemen bernama bapak Uke Kurniawan. Beruntung kami bisa bertemu langsung dengan beliau, ibu Uke dan putrinya yang manis bernama Vega, yang dengan sabar melayani pertanyaan dan permintaan kami.
Proses pembuatan batik sendiri berawal dari proses pengecapan motif batik dari cetakan yang sudah dipanaskan keatas kain polos, bisa kain bewarna putih atau kain yang sudah diwarnai. Kain polos yang sudah dicap, selanjutnya dijemur atau dikeringkan, setelah itu proses pelunturan lilin (malam) dari kain dengan cara mencelup dalam air panas, dilanjutkan dengan proses pewarnaan, dan penjemuran sampai kain kering maka selembar kain batik pun siap,
Ada sekitar 20 motif batik Banten yang diberi penamaan berdasarkan filosofinya, yaitu motif Sebakingking yang merupakan nama gelar Panembahan Sultan Maulana Hasanuddin dalam penyebaran agama Islam, motif Srimanganti, motif Pasulaman, motif Mandalikan, motif Kawangsan, motif Kapurban, motif Surosowan, motif Pejantren, motif Pamaranggen, motif Pancaniti, motif Datulaya, motif Langenmaita, motif Wamilahan, motif Panjunan, motif Kaibonan, motif Memoloan, motif Kesatriaan, motif Panembahan, motif Singayaksa dan motif Pasepen. Sedangkan untuk pemilihan warna bisa disesuaikan dengan keinginan kita.
Bapak Uke juga memberikan pelatihan kepada anak-anak murid SMU/SMK di sekitar Banten untuk belajar mengenai salah satu warisan Budaya Banten dan proses pembuatan Batik Banten.
Mari kita lestarikan warisan budaya bangsa sendiri dari Propinsi Banten
Labels:
Artikel Menarik Lainnya
| 0 Komentar | Tampilkan |
Tidak ada komentar.













