Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1535
Total Member
17330





Home > Article

06 June 2012 | Kalimantan Timur | Wisata Alam
Balikpapan Kota Beriman
Arie Ardiansyah
Traveller
Rate
Share  

1. Samarinda
    Komp. Sempaja Mas, Jl. K. H. Wahid Hasyim No 1
    Telp : 0541-7770980

 

2. Balikpapan
    Jl. Jend. Sudirman No 287 Rt / Rw. 06
    Telp : 0542-744880
    Fax  : 0542-744870
 

3. Tarakan
    Jl. Mulawarman Rt. 43
    Telp : 0551-35999
    Fax  : 0551-35600
 

Beberapa bulan yang lalu saya berhasil mendapatkan tiket promo sebuah maskapai tanah air untuk tujuan Jakarta-Balikpapan-Jakarta seharga 250 ribu rupiah saja. Saya sangat antusias karena ini adalah kali pertama saya akan menginjakkan kaki di kota Balikpapan. Dan berikut adalah beberapa tempat yang akhirnya berhasil saya kunjungi dalam perjalanan sangat singkat saya di kota Beriman
1. Tujuan kami selanjutnya melihat sunset di Pantai Melawai. Pantai Melawai ini berada di kawasan kilang minyak Pertamina dan komplek perumahan karyawannya. Dipinggir Pantai Melawai banyak sekali penjual makanan ringan seperti jagung bakar, sehingga sangat nikimat sekali menghabiskan sore sambil menikmati cemilan ringan. Cuaca sore itu sedikit berawan setelah siangnya diguyur hujan yang sangat deras. Tapi untungnya saya masih bisa menikmati matahari tenggelam dibalik lautan.
2. Rencana saya hari kedua di Kota Balikpapan sebenarnya akan memasuki belantara Kalimantan, tepatnya di Bukit Bengkirai dan area hutan Mangrove. Tapi sayang pagi itu hujan turun dengan derasnya, sehingga perjalanan menuju Bukit Bengkirai tidak dapat kami lakukan. Sebagai gantinya, saya akan diajak menuju tempat-tempat seru lain yang berada di kota Balikpapan. Kami mulai perjalanan siang itu dengan wisata kuliner. Menurut teman-teman saya, oleh-oleh khas dari Balikpapan adalah Kepiting Kenari. Tadinya saya pikir kepiting kenari itu adalah nama jenis kepiting, ternyata itu adalah sebuah restoran bernama Kenari yang menyajikan menu kepiting sebagai andalan mereka. Buat yang tidak bisa makan kepiting tidak perlu merasa khawatir, karena restoran ini juga menjual beraneka macam menu lainnya. Satu porsi kepiting lada hitam yang dijual di Resto Kenari ini dihargai sebesar Rp.150.000,- . Sebuah harga cukup mahal kalau menurut saya, tapi sebanding dengan porsinya yang cukup untuk dimakan oleh 4 orang.
3. Tujuan kami berikutnya adalah Pantai Manggar. Untuk menuju kesana diperlukan waktu sekitar 30 menit dari pusat kota Balikpapan. Suasana di Pantai manggar sangat ramai oleh orang-orang yang ingin menikmati akhir pekan mereka. Dipinggir pantai tersedia tikar-tikar yang disewakan untuk duduk dan juga warung lesehan untuk menikmati cemilan dan air kelapa muda. Sementara dipantainya sejumlah permainan dapat dicoba disana seperti banana boat. Sejujurnya saya tidak terlalu suka pantai yang terlalu ramai. Tapi tentu saja saya tidak dapat mengusir semua orang yang datang untuk bersantai disana bukan ? Jadilah saya yang memutuskan untuk angkat kaki...
4. Tidak jauh dari Pantai Manggar terdapat sebuah penangkaran buaya yang terletak di Kelurahan Tritip. Hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit dari Pantai Manggar untuk mencapai lokasi ini. Sebenarnya saya takut sekali sama yang namanya buaya. Dalam kondisi terkurung sekalipun tetap saja saya merinding memandangi buaya-buaya ini. Dari balik kurungannya saya melihat mata para buaya ini memandangi tubuh saya yang padat berisi ini sebagai makanan lezat mereka. Tapi karena sudah kadung sampai disana, sayapun memberanikan diri untuk mengambil sejumlah foto berlatarkan para buaya yang tengah memandang saya dengan tatapan nanar. Hahahahaha... Didepan pintu masuk penangkaran, ada sebuah restoran yang menjual berbagai menu dari buaya. Seperti sate buaya, telur buaya, tangkur buaya dan lain sebagainya. Berdasarkan cerita sang empunya warung, rasa sate buaya ini tidak jauh berbeda seperti daging sapi. Melihat buaya saja sudah membuat saya merinding disko setengah mati, apalagi membayangkan ada daging buaya yang masuk ketubuh saya. Saya pun segera ambil langkah seribu menjauhi restoran tersebut.
5. Setelah melihat penangkaran buaya, saya diajak untuk mencicipi buah lai yang katanya hanya tumbuh didaratan Kalimantan. Sepintas lalu tentu kita akan menyangka ini adalah buah durian. Tapi tidak usah kuatir, karena buah lai ini memang satu kerabat dengan buah durian. Yang membedakan buah lai dengan durian adalah warna daging buahnya, buah lai memiliki daging buah yang berwarna oranye. Duri yang berada pada kulit buah lai pun tidak setajam durian. Selain itu buah lai ini tidak berbau tajam seperti buah durian dan daging buahnya padat seperti buah durian yang belum matang. Tapi kalau soal rasa, jujur saya tetap lebih suka dengan rasa buah durian. Bagi saya durian lebih punya efek ketagihan daripada buah lai. Setelah mencicipi buah lai, maka sudah waktunya saya menuntaskan perjalanan saya di Balikpapan untuk selanjutnya bersiap menuju Sepinggan International Airport.


Labels: balikpapan



Artikel Menarik Lainnya

Taman Buaya Asam Kumbang, Taman Reptil Terbesar di Indonesia
 
DANAU BATUR AKAN DISULAP MENJADI GEOPARK PERTAMA DI INDONESIA
 
Danau Air Asin Napabale Pulau Muna ; Mutiara Timur  Kaki Tenggara Sulawesi Yang Terlupakan
 
Kahung dan door prize Nya
 
Menikmati Eksotisme Ranu Kumbolo
 
0 Komentar Tampilkan

Tidak ada komentar.




User name
Password