Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1521
Total Member
14531





Home > Article

04 July 2012 | Sulawesi Tenggara | Wisata Budaya
4 Makanan Khas & Populer di Wakatobi
Lenny
Explorer
Rate
Share  

1. Kendari
    Jl. Ahmad Yani No. 51A Wua Wua Kendari
    Telp : 0401-396201
    Fax  : 0401-396202

Wisata Kuliner Wakatobi

Siapa bilang Wakatobi hanya melulu tentang bawah lautnya yang indah? mari beranjak ke darat dan nikmati lezatnya kuliner ala penduduk lokal.

1. Kasuami
Kasuami ibarat nasi bagi masyarakat wakatobi. Tidak jarang bahkan mereka lebih suka meyantap kasuami dibandingkan nasi. Kasuami adalah makanan pokok Wakatobi yang berupa singkong yang diparut/digiling dan disaring sehingga tinggallah ampasnya. Ampasnya ini pun masih lagi diperas dengan cara dipukul pukul hingga tidak ada airnya lalu dibentuk menjadi segitiga dan dipanaskan. Ada satu lagi jenis kasuami yang berbentuk bola/persegi panjang yang dilumuri dengan minyak dan terdapat bawang goreng yang dinamakan kasuami pepe. Makanan ini dapat dibeli di hampir semua pelosok wakatobi dengan kisaran harga Rp.3.000-Rp.4000. Rasanya seperti nasi yaitu sedikit hambar dan biasa dimakan dengan ikan.

Kondisi tanah di wakatobi yang berupa batu karanglah yang menyulitkan penduduk menanam beras sehingga mengalihkan mereka untuk mencari pengganti nasi. Tetapi ini justru membawa berkah karena kasuami dikatakan dapat bertahan lama hingga 1 minggu sehingga sangat cocok dijadikan bekal untuk para masyarakat yang pergi melaut.

2. Ikan Parende
Ikan ini hanya dapat ditemukan di wilayah Wakatobi dan sekitar pulau sulawesi. Namun hanya sebutannya saja yang berbeda beda. Ikan ini merupakan makanan paling pas untuk menikmati kasuami. Untuk cara memasaknya sama dengan ikan lainnya yakni dipotong potong terlebih dahulu tetapi bumbu ikan parende hanya menggunakan bawang merah, bawang putih, serai dan kunyit serta garam secukupnya. Uniknya lagi semua ikan parende disajikan berkuah tidak ada yang digoreng.

3.Luluta
Luluta adalah beras yang dibungkus dalam daun pisang yang kemudian dimasukkan ke dalam bambu untuk kemudian dibakar ujung bawahnya hingga beras tersebut matang didalamnya. Biasanya mereka menggunakan beras putih dan beras merah tetapi tidak dicampur dalam satu bambu.

4. Hebatu
Hebatu adalah teknik memasak menggunakan batu. Yang dimasak adalah sejenis lemper yang dinamakan tombole.Jadi pertama tama kita menyiapkan tombole tersebut. Kemudian panaskan batu karang yang banyak dijumpai di wakatobi. Ketika cukup panas maka batu ditumpuk menjadi segitiga. Saking panasnya, masyarakat harus menggunakan batang pisang untuk mengangkat/menjepit/mengeser batu sesuai tatanan segitiga tersebut. Setelah dibentuk, tombole disusun di sisi sisi batu panas tersebut. Setelah itu, tombole dan batu ditutup dengan daun pisang agar panas batu berpindah ke tombole dan membuatnya matang. Tunggu beberapa menit dan makanan siap dihidangkan!

Jadi jangan lewatkan kesempatan mencicipi makanan khas ini jika bertandang ke Wakatobi


Labels: kuliner ; wakatobi



Artikel Menarik Lainnya

Desa Trunyan, Tempat Buang Mayat Paling Legendaris
 
Cap Go Meh di Kota Singkawang
 
Menyambangi Keanggunan Barak Militer Bantir
 
Budaya Dibalik Tenun Songket, Desa Sukarare, Lombok
 
#Budaya Negeriku- Warisan Budaya Kuliner Nusantara  Go Internasional
 
0 Komentar Tampilkan

Tidak ada komentar.




User name
Password