|
Siang itu matahari bersinar sangat cerah ketika kami berangkat dari Kota Sorong menuju Distrik Aimas, ibukota Kabupaten Sorong, yang berjarak kurang lebih 20 km. Tujuan kami ke Aimas adalah untuk berwisata ke Bendungan Klasmesen, salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Sorong.
Embung Klamalu, atau lebih dikenal sebagai Bendungan Klasmesen, terletak di Kelurahan Klamalu, Distrik Aimas. Beberapa orang bahkan menyebutnya sebagai Bendungan Klemasen atau Waduk Aimas. Dari pusat kota Aimas, diperlukan waktu kurang lebih 30 menit untuk mencapai bendungan ini. Dibandingkan bendungan-bendungan di Jawa, ukuran dan kapasitas bendungan ini sangat kecil, hanya seluas 125 ha. Memang bendungan ini lebih tempat disebut embung atau waduk mikro, dan digunakan untuk irigasi daerah persawahan di Kelurahan Klamalu.
Begitu kami tiba di sana, matahari tepat terletak di atas kepala, membuat cuaca sangat terik. Namun hal itu tidak mengurangi semangat kami untuk melihat-lihat di seputar waduk. Pemandangan di sekitar waduk masih sangat alami, karena dikelilingi pepohonan yang indah. Cuaca yang terang benderang juga membuat bayangan tumbuh-tumbuhan terpantul dengan jelas di permukaan air. Kami pun berkesempatan melihat pintu air dan alat pengaturnya dari dekat.
Bendungan Klasmesen memang merupakan obyek wisata favorit bagi penduduk Kabupaten Sorong dan sekitarnya, termasuk juga penduduk Kota Sorong. Di waduk ini terdapat perahu kayu dan perahu bebek yang bisa digunakan untuk mengelilingi danau. Beberapa orang bahkan memanfaatkan waduk ini untuk memancing, seperti yang kami temukan di bagian bawah waduk. Area di sekitar waduk juga merupakan tujuan wisata kuliner, dengan banyaknya rumah makan lesehan yang ada di tempat ini. Tak hanya sebagai tempat bersantap, di sekitar rumah-rumah makan tersebut terdapat juga kolam pemancingan dan fasilitas bermain anak-anak.
Labels: aimas , klasmesen , , embung klamalu , sorong
Artikel Menarik Lainnya
| 0 Komentar | Tampilkan |
Tidak ada komentar.








