Ingin liburan?
Ayo jelajahi kekayaan pariwisata Indonesia, mulai dari kedalaman laut hingga puncak gunung

Propinsi


Kodya / Kabupaten

Jenis Wisata


Kata Kunci

























Jumlah Anggota Adira FOI
22491
Beranda > Artikel > Festival Budaya asmat
Festival Budaya asmat
Sabtu, 14/07/2012 13:52:07 | Papua | Wisata Budaya

Oleh:
Diah Heli Megayanti

Walker
Beri nilai:

Mempunyai suami yang hobi travelling dan ikut komunitas fotografi  membuat saya sering ikut jalan jalan bersama suami dan komunitasnya
Kali ini saya akan berkesempatan mengunjungi Papua dan saya ingin menceritakan perjalanan saya ke suku Asmat Papua

Suku Asmat adalah sebuah suku di Papua. Suku Asmat dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik. Populasi suku Asmat terbagi dua yaitu mereka yang tinggal di pesisir pantai dan mereka yang tinggal di bagian pedalaman, cara hidup, struktur sosial dan ritual
Kami berencana mengunjungi papua bersamaan waktunya dengan Festifal Suku Asmat. Festival tersebut  diadakan  Oktober 2011, di Lapangan Yos Sudarso, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua

Festival Budaya suku Asmat kembali digelar ini memfokuskan pada tiga kegiatan, yaitu seni ukir, tarian adat Asmat, dan manuver perahu tradisional Asmat.

Ukiran dan kerajinan Asmat sangat terkenal hingga mancanegara. Keunikan dan nilai seni yang tinggi sangat menarik wisatawan asing maupun lokal untuk berkunjung dan membeli hasil kerajinan suku Asmat,  ada ukiran kayu, perisai bahkan koteka :)

Serangkaian kegiatan  mewarnai Festival Budaya Asmat, antara lain pentas seni dan budaya, lomba tari, lomba seni mengukir, dan lomba mengayam. Tidak ketinggalan, lelang ukiran juga tarian khas sebagai daya tarik yang siap menyedot angka kunjungan wisatawan.
Dibandingkan wisatawan lokal, biasanya festival lebih banyak dipadati wisatawan asing terutama dari Australia, Eropa, Jepang dan Korea. Hal tersebut dikarenakan kendala dari akses. Terkait dengan keterbatasan akomodasi, biasanya wisatawan mancanegara dan nusantara  menginap di homestay dan rumah tradisional

Jalur tercepat mencapai Asmat adalah menggunakan pesawat. Penerbangan ke Asmat (bandara Ewer) dapat ditempuh dari Merauke atau Timika dengan pesawat twin outter Merpati setiap hari Senin, Rabo, dan Sabtu (Merauke – Ewer – Timika – Ewer – Merauke. Khusus hari Jumat untuk penerbangan Merauke – Ewer – Merauke).  Harga tiket sekali terbang dari Timika Rp 600.000 dan dari Merauke Rp 880.000

Sampai di bandara Ewer dilanjut dengan perjalanan air pakai speedboat ke Agats, Ibukota Kabupaten Asmat. Ongkosnya Rp 250.000 per speedboat. Waktu tempuh sekitar 20 menit. Begitu memasuki Agats

Meski ibukota kabupaten, tapi Agats tak memiliki jalan raya. Jalan-jalan di kampung ini ibangun di atas papan, selebar trotoar. Tak ada kendaraan bermotor, bahkan sepeda pun hanya sepeda anak-anak. jadi kemana-mana ya harus jalan kaki. Termasuk Pak Bupati dan pejabat Pemda lainnya.

Selain jalan kaki, untuk menjangkau wilayah lain biasanya menggunakan cano atau speedboat Mengunjungi Asmat (Agats) akan lebih menarik sekitar bulan Oktober, saat berlangsung estival Budaya Asmat. Kabarnya, banyak wisatawan asing yang sengaja datang ke daerah ini dengan membawa kapal dari negaranya. Apalagi kalau bukan untuk memborong

Nah selamat menikmati Indonesia

 


Label:



0 Komentar

Tidak ada komentar.




User name  : 
Password  : 

Artikel Menarik Lainnya

Kantor Cabang Adira Finance

1. Jayapura
    Jl. Raya Kelapa Dua Entrop
    (Depan Bank Mandiri Syariah Jayapura)
    Telp : 0967 - 522841
    Fax  : 0967 - 522131