Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1521
Total Member
14107





Home > Article

16 July 2012 | Jawa Barat | Wisata Kota
Monumen Tanpa Nama di Banceuy
Taufik Hidayat
Explorer
Rate
Share  

1. Bekasi
    Ruko Grand Mall Blok C 20,
    Jl. Jend. Sudirman No. 1
    Telp : 021 - 89119761

 

2. Bekasi
    Jl. Gatot Subroto No. 36 - 38,
    Kp. Pilar RT 02 / RW08
    Telp : 021 - 89119761
    Fax : 021 - 89119765

 

3. Depok
    Jl. Margonda Raya No 88 A-C
    Telp : 021-77204222
    Fax : 021-77200022

 

4. Bogor
    Jl. Raya Tajur No. 162 D
    Telp : 0251-378862
    Fax :  0251-310543

 

5. Bandung
    Jl. Terusan Pasir Koja No. 98 Rt 011 / 08 
    Jamika - Bojong Loa Kaler - Bandung 
    Telp : 022-6041945
    Fax :  022-6041947

 

6. Sumedang
    Jl. Mayor Abdurachman No 103     
    Telp : 0261 - 208258
    Fax :  0261-208256

 

7. Subang
    Jl. Letjen.Suprapto No. 3
    Telp : 0260-421172
    Fax :  0260-421167

 

8. Karawang
    Jl. Sorokunto No 52, RT 01 / RW 08
    Telp : 0264-304703

 

9. Tasikmalaya
    Komp. Ruko TST
    Jl. Ir. H. Juanda No 18 Rt.01/04    
    Telp : 0265-327525
    Fax :  0265-327528

 

10. Garut
       Jl. Cikuray No. 38 Rt. 001 / Rw. 006
       Telp : 0262-240969
       Fax :  0262-243307

 

11. Banjar
       Jl. Mayjend. Didi Kartasasmita 3, 5, 6
       Telp : 0265-744336
       Fax :  0265-745290

 

12. Cirebon
       Jl. Dr. Wahidin No. 63
       Telp : 0231-230750
       Fax :  0231-232481

 

13. Indramayu
       Jl. Raya Bangkaloa Ilir No. 25
       Telp : 0234-352919
       Fax :  0234-353300

 

14. Sukabumi
        Jl. Pabuaran No. 12 Rt. 005 / Rw. 002
        Telp : 0266-215366
        Fax :  0266-217203

 

15.  Cianjur
        Jl. IR. H. Juanda No. 19, RT 01 / RW 13
        Telp : 0263-282723
        Fax :  0263-282726


Perjalanan wisata di kota Bandung menyusuri jejak Bung Karno di Bumi Preanger di lanjutkan menuju pusat kota Bandung. Setelah melalui Jalan Asia Afrika, bus kami belok kanan di dekat Gedung Merdeka dan kemudian memasuki kawasan Jalan Banceuy.


Pada tahun 1980, penjara Banceuy masih tegak berdiri di jalan ini, namun sekarang yang kita lihat adalah deretan rumah toko berlantai tiga yang bernama Pusat Pertokoan Banceuy Permai . Kami memasuki sebuah jalan dan akhirnya sampai ke sebuah taman yang kelihatan kurang terawat, Taman ini dikelilingi  pagar yang tingginya kurang dari setengah meter saja dan di dalamnya terlihat ada dua buah tugu dan sebuah kamar kecil yang mirip pos hansip.


Ternyata ini adalah yang tersisa dari penjara Banceuy yang terkenal dan menjadi salah satu saksi sejarah dimana Bung Karno, sang proklamator dan Presiden pertama Republik Indonesia pernah mendekam di sana selama delapan bulan dari tahun 1929 sampai 1930 sebagai tahanan politik dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. 


Saat itu Bung Karno menjabat sebagai ketua Partai Nasional Indonesia (PNI) dank arena dianggap membahayakan pemerintah Belanda maka beliau bersama tiga orang rekannya yaitu R. Gatot Mangkoepradja, Moskoen Soemadiredja, dan Soepriadinata dikenakan jerat hukum yang terkenal dengan nama pasal-pasal karet atau haatzai artikelen.


Ketika kami menanyakan kepada seseorang penduduk yang kebetulan lewat, ternyata kunci taman ini ada disimpan dan dia berjanji untuk mengambilkannya . Tidak lama kemudian kunci piun terbuka dan rombongan kami bebas melihat-lihat monumen ini.


“Tempat ini memang harus dikunci karena kalau tidak akan menjadi tempat tuna wisma”, tukas bapak yang membawakan kunci tadi. Di sebuah tembok juga tertulis, kata-kata dilarang kencing disini. Wah benar-benar monumen  ini dalam keadaan yang menyedihkan dan seakan-akan terlupakan.


Kami melihat dua buah tugu yang dicat krem kekuningan , Tugu pertama terlihat lebih tinggi dan di puncaknya terilhat poros bulat yang berwarna kuning tua. Sedangkan di tugu kedua yang lebih rendah di atasnya diletakan sebuah batu prasasti. Sayangnya di prasasti ini tidak terdapat tulisan apapun juga.  Atau mungkin dulu sempat ada tulisan dan sekarang sudah terkelupas atau hilang ditelan usia. Karena itu kita  namakan saja tempat ini monumen tanpa nama.


Di pintu sel Bung Karno ini tertera  nomer TA 05.  Nampak cukup terawatt.   Dari luar temboknya dicat hijau dan diberi atap genting . Sel ini berukruan kira-kira 2,5 x 1,5 meter dan di dalamnya masih ada sebuah tempat tidur lipat. Selain itu sebuah sang saka merah putih juga menghias dinding sel. Di sisi dinding  yang lain terdapat hiasan Garuda Panca Sila dan beberapa foto Bung Karno.


“Hanya ini yang tersisa dari Penjara Banceuy yang bersejarah  itu” demikan keterangan dari sang penjaga monumen.  Dijelaskan juga bahwa penjara Bancey merupakan penjara tua yang dibangun pada akhir abad ke 19. Pada tahun 1980 an, kondisinya sudah dalan keadaan rusak sehingga dibangun penjara baru dengan nama sama di kawasan Jalan Soekarno –Hatta. Karena lokasinya yang strategis, maka pada tahun 1983 penjara ini pun diratakan dengan tanah dan menjelma menjadi pusat pertokoan.


Perjalanan kami ke Monumen Banceuy ini menunjukan betapa kebijakan penguasa di Indonesia ini masih sangat tidak berpihak kepada sejarah. Demi tekanan ekonomi akhirnya sebuah penjara yang memiliki nilai historis sangat tinggi pun kalah dengan uang dan kemudian diratakan dengan tanah dan digantikan dengan sebuah pertokoan yang jug yang tidak memiliki nilai apa-apa.
Semoga tidak adalagi bangunan bersejarah yang diratakan dengan tanah di kemudian hari!
.


Labels: bandung , banceuy , penjara banceuy , sel soekarno , monumen banceuy



Artikel Menarik Lainnya

Potensi Wisata Alam Sukabumi
 
Tanjakan Tiada Maaf Gunung Cikuray
 
berkunjung ke bandung timur
 
2 Day trip ke Martapura (Kalimantan Selatan )
 
PANORAMA KOTA PURWAKARTA
 
1 Komentar Tampilkan

Ratna Dewi   24 August 2012 00:55:21
ke bandung gak ajak2!
Balas  Laporkan 

Pertama   Sebelumnya   Selanjutnya   Terakhir  
User name
Password