Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1520
Total Member
12572





Home > Article

19 August 2012 | Sulawesi Selatan | Wisata Kota
#LiburLebaran Dawn of An-Nadzir
Effendy Wongso
Walker
Rate
Share  

1. Bone
    Jl. Ahmad Yani No 76
    Telp : 0481-23335
    Fax  : 0481-23957

 

2. Makassar
    Jl. Pangayoman No. FG 2 - 3
    Telp : 0411-831054
    Fax  : 0411-831050

 

3. Makassar
    Jl. Lanto Daeng Pasewang No. 18
    Telp : 0411 - 831054

 

4. Palopo
    Jl. Dr Ratulangi (Dpn Central Yamaha Palopo)
    Telp : 0471-3311488
    Fax  : 0471-21311

 

5. Pare-Pare
    Jl. Veteran (Depan SMKK Pare-Pare)
    Telp : 0421-25555
    Fax  : 0421-27777

 

6. Sengkang Wajo
    Jl. A. Panggaru No. 16
    Telp : 0485-22663
    Fax  : 0485-22661

Selain dikenal sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, bangsa Indonesia juga dikenal memiliki keberagaman wisata, budaya, dan lain-lain, tersebar dari Sabang sampai Merauke. Keanekaberagaman ini tidak lepas dari khasanah bangsa yang ada sejak nenek moyang dulu. Mulai dari kebudayaan, tradisi, makanan khas sampai ke masalah sosial maupun agama.

Di Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Gowa, Kecamatan Bontomarannu, Kelurahan Mawang, terdapat eksistensi masyarakat (komunal) yang dikenal sebagai Jamaah An-Nadzir. Berdiam di pinggiran Danau Mawang, sejauh 20 KM dari Kota Makassar, Jamaah An-Nadzir memang memiliki keunikan tersendiri, khususnya dalam menjalankan kehidupan spiritual mereka.

Dengan bercirikan penampilan yang serba hitam, berambut pirang sebahu dan sorban hitam yang berpadukan putih serta cadar bagi sebagian besar kaum perempuan, Jamaah An-Nadzir memang menjadi pusat perhatian masyarakat di Indonesia. An-Nadzir secara harfiah berarti “Pemberi Peringatan”. Itulah sebuah majelis yang mereka sebutkan dengan berlandaskan Al-Qur’an dan Hadist.
Menurut keyakinan Jamaah An-Nadzir, ihwal jamaah ini bermula dari seorang Syech Muhammad Al Mahdi Abdullah. Syech Muhammad Al Mahdi Abdullah sendiri masuk ke Kabupaten Gowa pada 1998, hingga sekarang telah terdapat sebanyak 500 lebih jemaah atau pengikut An-Nadzir. Mereka tidak hanya tersebar di Kabupaten Gowa, namun telah mulai merambah ke berbagai wilayah di Indonesia seperti Medan, Jakarta, Palopo bahkan beberapa ada di luar negeri.

Ada beberapa hal yang membuat mereka berbeda dari umat Islam pada umumnya selain dari bentuk ciri-ciri yang disebutkan di atas. Tepatnya pada bulan Ramadhan kali ini, jamaah ini memang memiliki sorotan penting dari berbagai media dan publik terutama mengenai hal ibadah yang mereka lakukan sepanjang bulan Ramadhan. Sebut saja dari segi berpuasa, salat Tarawih sampai penentuan 1 Syawal setiap Idul Fitri, yang jauh berbeda dengan ormas Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama.

Sebenarnya banyak kalangan umat Islam di Indonesia pada umumnya yang masih penasaran dengan keberadaan Jamaah An-Nadzir. Namun itulah salah satu keberagaman yang ada di Indonesia.


Labels: Keberagaman , Indonesia , Kabupaten Gowa , Sulawesi Selatan



Artikel Menarik Lainnya

Potensi Wisata Alam Sukabumi
 
2 Day trip ke Martapura (Kalimantan Selatan )
 
Tanjung Layar, Si Karang Kembar
 
Desa Trunyan, Tempat Buang Mayat Paling Legendaris
 
Budaya Dibalik Tenun Songket, Desa Sukarare, Lombok
 
2 Komentar Tampilkan

Admin   03 September 2012 09:09:02
Effendy Wongso, AdiraFOI mengucapkan terim kasih atas kiriman artikel #LiburanLebaran yang menarik ini. Mohon ditunggu pengumuman pemenang artikel-nya. Tetap cintai Indonesia dengan melukis keindahannya lewat kata. Lukis Indonesia Dengan Kata. Cinta Bagi Negeri, Berbagi Cerita Negeri.
Balas  Laporkan 
M Rizki Darmawan   26 August 2012 07:04:58
salam kenal.. mantap tulisannya.. mampir juga yah
Balas  Laporkan 

Pertama   Sebelumnya   Selanjutnya   Terakhir  
User name
Password