Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1521
Total Member
14097





Home > Article

09 December 2011 | DKI Jakarta | Wisata Kota
Menginap di Bandara Soekarno Hatta Jakarta
Lenny
Explorer
Rate
Share  

1. Jakarta Selatan
     Jl. Sultan Iskandar Muda NO 17 C  RT 011/RW 09   
     Kebayoran Lama Utara 
     Tel : 021-7233336
     Fax : 021-7233337

 

2. Jakarta Utara  
     Ruko Puri Mutiara Blok A 128 Jl.
     Sunter Agung 
     Tel : 021-65310836
     Fax : 021-65310838

 

3. Jakarta Barat
    Ruko Seasons City Blok A07,
    Jl. Latumenten No. 33
    Tel : 021 - 290 71 301 / 2

Jakarta adalah salah satu kota tersibuk di Indonesia. Oleh karena itu, Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta merupakan bandara tersibuk di Indonesia. Semua provinsi dari Indonesia pasti mempunyai jadwal penerbangan ke ibukota ini. Jadwal penerbangannya pun beragam. Hampir memungkinkan setiap jamnya ada penerbangan. Ada yang jam 2 subuh hingga tengah malamnya lagi. Tidak heran bandara ini nyaris tidak pernah sepi dari pengunjungnya. Sebagai seorang traveller, tentu kita sering mendengar kisah teman teman kita yang menginap dibandara demi menghemat biaya maupun mencari petualangan selama di bandara tersebut. Begitulah yang saya, dan kedua teman saya (Ferra dan Kiki) impikan juga. Kisah meng-"gembel" di bandara ini terjadi pada tanggal 4 Desember 2011. Kami tiba di bandara pada pukul 21.00WIB. Kiki membeli penerbangan ke Makassar jam 4 subuh sedangkan Ferra akan berangkat ke Palangkaraya pada pukul 6 keesokan paginya. Nampaknya maskapai berlomba lomba menjual tiket murah pada jam jam begitu. Saya sendiri akan melanjutkan perjalanan di jakarta dan hanya menemani 2 orang teman saya tersebut. Oleh karena itu kami memutuskan untuk menginap dan menghabiskan waktu saja di bandara Soekarno Hatta sambil menunggu penerbangan. Setibanya disana, kami langsung mencari tempat makan dan pilihan jatuh ke KFC yang berada tepat di terminal 1C. Saya memesan paket hemat dan oalah harganya berkisar Rp.25.000,-. Apa karena di bandara yah? selain itu, kami tidak bisa menggunakan fasilitas wi-fi karena sedang rusak. Sekitar pukul 22.00WIB para karyawan KFC bergegas membersihkan tempat. Oalah saya kira KFCnya buka 24 jam ternyata hanya dari pukul 05.00-22.00WIB. Tetapi lumayan juga untuk sekedar beristirahat karena ada sofa panjang yang bisa digunakan untuk berbaring sejenak dan ada charger untuk anda yang memerlukannya. Sayangnya juga tidak ada toilet.

Nah sebelum diusir oleh karyawan KFC, kami menunggu di terminal 1A. Kami sepakat untuk tidur terlebih dahulu didepan loket Lion Air (cashier) tapi tidak di depan depannya hehe. Bagasi kami letakkan di trolly dan masing masing menjaga tas jinjing masing masing. Kami bergantian tidur. 2 orang tidur terlebih dahulu sembari yang 1 lagi tetap berjaga untuk menjaga kami dan karena takut kehilangan bagasi hahaha. Untungnya tidak terlalu banyak nyamuk. Suasana juga masih agak ramai saat itu. Ketika sudah tengah malam, kami mulai kedinginan. Akhirnya kami menyerah sekitar jam 01.00 dan pindah ke musholla di Red Corner Terminal 1A untuk menghangatkan diri. Rupanya pikiran kami sama seperti yang lain. Sewaktu kami tiba disana, banyak yang sudah tertidur pulas. Tentunya terpisah yang cowok di kanan dan cewek di kiri. Untung saja kami mendapatkan tempat di pojok dan ada tempat charger. Bagasi kami letakkan di paling pojok dan kami bertiga langsung tertidur setelah mengaktifkan alarm. Kami tidur cukup pulas hingga sekitar pukul 03.00 harus melepas kepergian Kiki. Sedih banget rasanya! tetapi tak berapa lama kami ketiduran kembali dan bangun kembali pada pukul 04.00. Kami menggigil. Musholla yang dilengkapi AC ini membuat kami tidak betah. Kami buru buru keluar dan mencari WC. WC disamping musholla tidak direkomendasikan karena dari pintu musholla saja sudah tercium bau khasnya. Belum lagi ada pria yang malah masuk di kamar mandi wanita. Begitu keluar dari musholla, rupanya suasana diluar lebih hangat. Keadaan sudah mulai terang dan mulai dipadati penumpang yang hilir mudik. Kami mencari toilet yang berada di antara terminal 1B-1C karena bersih dan teredia WC jongkoknya. Kami menyempatkan diri mencuci muka dan menggosok gigi. Setelah itu bergegas ke KFC(lagi) untuk sarapan. Pilihan makanan tetap jatuh ke paket(lagi) karena lebih aman di kantong. Selain itu, pada jam jam segitu juga belum ada yang membuka toko kecuali toko yang menjual roti atau semacam alfamart. Begitulah cara kami menghabiskan waktu hingga keberangkatan ferra dan saya mengambil taxi di depan terminal.

Berikut beberapa tips and trik jika ingin menghabiskan waktu di bandara:
1. Bagi yang narsis seperti kami, cari spot photo yang bagus. Manfaatkan juga banner atau spanduk raksasa event khusus (SEA GAMES dan KTT ASEAN) dan berpose didepannya.
2.Bermain trolly trollyan sepanjang koridor penghubung terminal. (Yes! we did it!)
3.Bawa kain bali, sarung, syal atau jaket sebagai pengganti selimut dan menghangatkan badan.
4.Bawa juga lotion pengusir nyamuk dan minyak kayu putih untuk penangkal masuk angin. Di beberapa tempat saya perhatikan banyak tukang pijat(bapak-bapak) dadakan yang sedang memijat atau mengerok penumpang.
5.bawa buku bacaan atau laptop full baterai biar ada yang dikerjain atau paling tidak tetap gaya sepanjang penantian.
6.Check in kan terlebih dahulu sehingga beban bagasi berkurang. Ohya si Kiki malah dapat kelas bisnis karena orang pertama yang check in loh!

Ternyata menunggu bisa menjadi suatu pengalaman menyenangkan apalagi dilewatkan bersama teman teman! Cheers!


Labels: bandar udara



Artikel Menarik Lainnya

Mengikuti jejak \
 
2 Day trip ke Martapura (Kalimantan Selatan )
 
#BudayaNegeriku Wisata Marathon di Kota Pelajar
 
#Budaya Negeriku - Jember Fashion Carnival, Budaya Modern masa kini
 
#BudayaNegeriku - Menengok Seni Berbalas Pantun Dalam Pernikahan Adat Melayu Karimun
 
0 Komentar Tampilkan

Tidak ada komentar.




User name
Password