![]() |
|
1. Bandar Lampung
Jl. Pangeran Antasari No 107 B - C, RT 002 / RW 02
Telp : 0721 - 242294
2. Bandar Jaya
Jl. Proklamator Raya No. 23 Rt. 001/002
Telp : 0725-25980
Fax : 0725 - 25981
Pegadungan, Beauty and Danger
Indah dan berbahaya dua kata yang tepat untuk menggambarkan Pegadungan, sebuah pantai yang berada di Punduh Pidada, kabupaten Tanggamus. Letaknya tidak terlalu jauh dari Teluk Kiluan. Namun medan menuju spot ini cukup berbahaya dan beresiko. Tak heran jika ongkos ojek dari Teluk Kiluan menuju area ini terbilang mahal, 50 ribu rupiah. Melewati bukit dengan jalan terjal berbatu menuntut skill lebih sang pengemudi motor. Sedikit saja, anda lengah akan terpeleset ketikan menuruni beberapa tanjakan curam. Infrastruktur jalan yang seadanya menantang bagi anda penghobi off road. Sesekali harus menerabas sungai berarus untuk sampai ke seberang.
Sebelum menemukan spot cantik Pegadungan akan banyak bonus menarik pemandangan alam. Berada di bukit tertinggi menyaksikan Teluk Kiluan merupakan bonus dari petualangan ini. Di daerah Batu Suluh kita bisa menikmati keindahan sungai dengan air mata pegunungan. Rasanya tak afdol jika tidak turun ke sungai ini menikmati kejernihan air sungai yang tidak akan dijumpai di kota. Bersama rekan backpacker sayapun turun ke sungai untuk mandi dan masak di antara bebatuan besar di sungai. Pengalaman yang unik untuk satu perjalanan.
Meskipun di tanjakan terakhir saya sempat terjatuh dan terluka. Perjuangan menuju pantai ini tidak sia-sia setelah menjejakan kaki di pantai. Hamparan pasir luas menyambut kita memasuki kompleks pantai. Tapi tunggu dulu, ini bukan tujuan utama. Masih harus ber-trekking menyusuri garis pantai sekitar 1 kilometer akan mencapai karang hiu.
Karang hiu merupakan objek andalan pantai Pegadungan. Gugusan batu besar runcing yang keluar seolah keluar dari dalam air membuat imajinasi kita tergoda. Seakan-akan berada di pantai Irlandia, di rerunthan kastil. Ada cerita lain tentang batu karang ini mengapa disebut karang hiu. Konon karang ini merupakan goa tempat tinggal dan berkembang biak kelelawar. Ketika kelelawar kecil belajar terbang dan jatuh ke laut maka dimangsa oleh hiu yang berenang di bawahnya. Lambat laun banyak hiu yang berenang di bawah karang menanti mangsa.
Deburan ombak samudra hindia menambah eksotika batu karang. Tak heran jika tempat ini pernah dijadikan tujuan "art camping" sebuah komunitas pelukis mancanegara. Tak banyak orang yang tahu keindahan pantai ini. Hanya beberapa komunitas photography mengunjungi spot ini, mencari keunikan alam.
Rasanya sepadan resiko perjalanan dengan keindahan alam yang disajikan Pegadungan. Anda tertantang untuk menikmati keindahan yang berbahaya? Pegadungan jawabnya...
Labels: pegadungan , batu suluh
Artikel Menarik Lainnya
| 4 Komentar | Tampilkan |
![]() |
danan wahyu sumirat 07 February 2012 19:13:33 kalo ke pegadungan ga bisa naik mobil, musti motor... kmrn kita tuh sekitar dua jam karena pake acara istirahat di sungai batu suluh: berenang, masak sampe ngupi2 di sungai ala acara masak2 di tv... tapi kayaknya ada alternatif lain yaitu lewat laut naik perahu... |
Balas Laporkan |
![]() |
Tri Dofa Setiawan Manurung 07 February 2012 18:52:22 Om danan explorer.. kalo kesana bisa pake mobil gak? terus dari teluk kiluan kira2 waktu tempuhnya berapa lama yaa?? |
Balas Laporkan |
![]() |
danan wahyu sumirat 05 February 2012 17:54:11 makasih sudah mampir, disarankan kalo ke pegadungan naik motor kopling, jangan motor matik... |
Balas Laporkan |
![]() |
Rangga Yudhika 05 February 2012 15:01:38 mantap ni, challenging |
Balas Laporkan |
|
Pertama Sebelumnya Selanjutnya Terakhir |
||



















