![]() |
|
1. Semarang
Jalan Imam Bonjol No.180
Ruko Imam Bonjol Blok C-D, RT05/RW03
Telp : 024-3584041 (Hunting)
Fax : 024-3584042
2. Kudus
Jl. A. Yani No. 128 A
Telp : 0291-441442
Fax : 0291-444390
3. Pati
Jl. Dr. Susanto No. 56 A Pati, Rt.3/1,
Kota Pati Propinsi Jateng - 59119
Telp : 0295-386400
Fax : 0295-382546
4. Tegal
Jl. Jend. Sudirman No. 23 / 25 RT.01 RW.04
Telp : 0283-322383
Fax : 0283-320714
5. Pekalongan
Jl. KH Mansur 108 Kel Bendan Pekalongan
Telp : 0285-422008
Fax : 0285-431095
6. Purwokerto
Komplek Ruko Satria Plaza Blok BC - 3-4,
Jl. Jendral Sudirman
Telp : 0281-626028
Fax : 0281-626030
7. Solo
Jl. Raya Solo Permai JA No. 7-9
Solo Baru
Telp : 0271-626626
Fax : 0271-626623
8. Klaten
Jl. Pemuda Utara No 113
Telp : 0272-322561
Fax : 0272-322546
9. Yogyakarta
Jl. H.O.S. Cokroaminoto No. 221 Rt. 10/04
Telp : 0274 - 555007
FaX : 0274 - 555062
10. Magelang
Jl. Ahmad Yani No. 40
Telp : 0293-363109
Fax : 0293-361246
Klenteng Hok Tik Bio terletak di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tepatnya di Jalan Pemuda Nomor 38, Blora. Didirikan diatas lahan dengan luas sekitar 1.2ha, klenteng yang dibangun pada tahun 1877 ini merupakan salah satu Klenteng Tri Dharma. Dalam rangka merayakan ulang tahun Klenteng yang jatuh pada tanggal 17 Oktober 2010 lalu, diselenggarakanlah kirab keliling kota Blora yang diikuti oleh 41 Klenteng yang berasal dari berbagai daerah, seperti Rembang, Pati, Kudus, yang totalnya berjumlah sebanyak 52 patung Dewa Kiem Sien.
Para peserta kirab yang berasal dari luar kota ada yang bermalam di hotel, ada pula yang memanfaatkan gedung gelanggang olahraga sebagai tempat menginap dengan menggelar karpet.
Kirab ini sendiri di klaim sebagai acara kirab ritual terbesar yang dilakukan oleh Klenteng Hok Tik Bio. Rute kirab antara lain melintasi Jalan Pemuda, Jalan Alun-Alun, Jalan Kolonel Sunandar, dan Jalan Ahmad Yani. Kirab ini sendiri sekaligus dalam rangka mempromosikan serta melestarikan budaya dan tradisi masyarakat keturunan Tionghoa.
Dari sebanyak 52 patung dewa yang akan dikirab, 5 diantaranya adalah patung dewa yang ada di tempat ibadah Tri Dharma, yaitu Hok Tek Tjing Sin (Dewa Rezeki), Kwan Se Im Po Sat (Dewi Kasih Sayang), Kwan Kong (Dewa Kesetiaan), Kwee Sieng Ong (Dewa Perdagangan), dan Tjiauw Koen Kong (Dewa Dapur). Para peserta kirab bersama-sama memanggul tandu patung dewa, menari sambil diiringi musik yang dihasilkan dari berbagai alat musik China, seperti gendang China.
Acara kirab ini juga dimeriahkan oleh Barongsai, barongan Blora, dan reog Ponorogo. Kolaborasi budaya ini berhasil menarik perhatian dan menyedot pengunjung, baik dari dalam maupun luar kota.
Acara ini juga mendapatkan apresiasi dan dukungan dari pemerintah setempat, karena tidak hanya menghibur, tetapi juga meningkatkan rasa kebersamaan secara religius. Masyarakat juga sangat antusias untuk mengikuti acara kirab ini. Rencananya, kedepannya acara kirab ini akan rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Klenteng Hok Tik Bio.
Labels: Klenteng Hok Tik Bio , Blora , Jawa Tengah , Tri Dharma , Kirab , Barongsai , barongan Blora , reog ponorogo
Artikel Menarik Lainnya
| 0 Komentar | Tampilkan |
Tidak ada komentar.












