Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1535
Total Member
17330





Home > Article

Rate Successful
08 May 2012 | Jawa Timur | Wisata Kota
ASAM,MANIS,PAHIT MONUMEN TUGU MALANG
sandi canggih swasana
Explorer
Rate
Share  

1. Pamekasan
    Jl. Pintu Gerbang No. 21, RT 02 / RW 03
    Telp : 0324-325383
    Fax  : 0324-325861

 

2. Surabaya
    Jl. Kombes Pol. M. Duryat No. 14-16 Blok B-5
    Telp : 031-5318640
    Fax  : 031-5318658

 

3. Gresik
    Ruko Building Kartini
    Jl.  R.A. Kartini No. 236/4, RT. RW.
    Telp : 031 - 3987726 (Hunting)
    Fax  : 031 - 3987750

 

4. Tuban
    Jl. Lukman Hakim No. 43 Tuban RT 03/RW 04
    Telp : 0356-333066
    Fax  : 0356-332442

 

5. Bojonegoro
    JL. R.A. Kartini No. 20
    Telp : 0353-892870
    Fax  : 0353-893206

 

6. Mojokerto
    Jl. Yos Sudarso no. 29-35, Mojokerto
    Telp : 0321-325509
    Fax  : 0321-325842

 

7. Jember
    Jl. Diponegoro 40-41 Jember
    Telp : 0331-424666
    Fax  : 0331-410421

 

8. Lumajang
    Jl. Wahid Hasyim 80 Lumajang
    Telp : 0334-891562
    Fax  : 0334-893311

 

9. Banyuwangi
    Jl. S. Parman No. 33
    Komp. Perkantoran Gardenia Estate Kav. 5,6,7
    Telp : 0333-411589
    Fax  : 0333-411590

 

10. Kediri
       Jl. Erlangga 39 RT 02 RW 10
       Telp : 0354-690533
       Fax  : 0354-687327

 

11. Madiun
      Jl. Dr. Sutomo No. 78
      Telp : 0351-493101
      Fax  : 0351-472577/0351-493105

 

12. Ponorogo
       Jl. Panglima Besar Sudirman No. 55
       Telp : 0352 - 489241
       Fax  : 0352 - 462340

 

13. Tulungagung
       Jl. Panglima Sudirman Trade Centre Blok B5 - 7,
       Jl. S. Hasanudin
       Telp : 0355-336270
       Fax  : 0355-333312

 

14.  Blitar
        Jl. Tanjung Kavling A2 - A3
        Telp : 0342-816178
        Fax  : 0342-816179

 

15.  Malang
        Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 56
        Telp : 0341 - 364646
        Fax  : 0341 - 364616

 

16.  Malang
        Jl. Letjen S. Parman No. 149
        Telp : 0341 - 487555
      

17.  Pasuruan
        Jl. Sokarno Hatta No. 88C-88D Pasuruan
        Telp : 0343-431532
        Fax  : 0343-431531

 

         Kota Malang merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Timur yang sudah dikenal oleh masyarakat luas di nusantara ini bahkan hingga mancanegara. Kota yang berulang tahun setiap tanggal 1 april ini memiliki hawa yang sejuk. Aneka olahan makanan ringan dari buah-buahan dan aneka ragam bakso tentunya menjadi kekhasan dari Kota Malang. Selain itu Kota Malang juga dikenal sebagai Kota Pendidikan. Karena kualitas pendidikannya yang bagus, banyak pemuda-pemudi di penjuru nusantara berbondong-bondong untuk menimba ilmu disini. Tak jarang kita juga bisa menemui mahasiswa asing yang turut menimba ilmu di perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Malang.

 

         Membicarakan Kota Malang pastinya tak lepas dengan ikon bangunan bambu runcing yang mencolok di pusat kota,yaitu Monumen Tugu Malang. Monumen Tugu Malang terletak di Jalan Tugu, lokasinya dikelilingi oleh bangunan-bangunan kuno yang sekarang difungsikan menjadi Balai Kota Malang, Kantor DPRD Kota Malang, Hotel Tugu, Kodam Brawijaya, SMA Kompleks Tugu (SMA Negeri 1,3, dan 4 Malang) serta berdekatan dengan Stasiun Kota Baru, Taman Wisata Rakyat, Toko Oen dan Alun-Alun Kota Malang.

 

         Menurut cerita sejarah yang ada Monumen Tugu awalnya merupakan Taman Gubernur Jenderal Hindia Belanda bernama J.P. Zoen Coen. Kemudian Pemerintah Kota Malang merencanakan untuk mendirikan sebuah monumen. Pada tanggal 17 Agustus 1946 dilakukanlah peletakan batu pertama pembangunan Monumen Tugu yang ditandatangani langsung oleh Ir. Sukarno. Ketika pembangunan monumen ini memasuki tahap akhir, berlangsung pula lah Agresi Militer Belanda I. Pasukan Belanda mengganggap berdirinya Monumen Tugu sebagai bentuk semangat kemerdekaan yang dimiliki oleh masyarakat Malang begitu membara. Karena merasa terancam akhirnya Pasukan Belanda menghancurkan Monumen Tugu dan hanya menyisakan puing-puingnya saja. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 23 Desember 1948. Atas desakan masyarakat Malang, Pemerintah Kota Malang membentuk panitia baru untuk membangun kembali dan Monumen Tugu pun dapat terselesaikan pada tanggal 9 Juni 1950 . Lalu pada tanggal 20 Mei 1953 Monumen Tugu Malang diresmikan oleh Presiden Indonesia Pertama, Ir. Soekarno.

 

         Selain berfungsi sebagai simbol Kota Malang, Monumen Tugu Malang masih memiliki fungsi yang lain yaitu sebagai sarana rekreasi. Pada pagi hari kita bisa menjumpai masyarakat setempat maupun wisatawan domestik dan mancanegara melakukan aktifitas seperti aktifitas olah raga seperti jogging, berfoto, duduk-duduk santai ataupun sekedar melihat kekokohan Monumen Tugu yang dikelilingi pagar besi. Memang begitu menyenangkan berada di Monumen Tugu karena di sekitar Monumen Tugu kita bisa melihat pepohonan besar nan rindang, mungkin usianya sudah puluhan tahun. Selain itu Monumen Tugu juga dihiasi dengan rerumputan hijau yang terawat, bunga yang berwarna-warni, serta tanaman-tanaman yang dikreasi sedemikian rupa hingga memiliki nilai estetika yang tinggi. Monumen Tugu itu sendiri juga berada di tengah kolam yang dilengkapi dengan air mancur dan ditumbuhi oleh bunga-bunga teratai yang indah. Suasana asri begitu kental disini.

 

         Pada malam hari Monumen Tugu masih menampakkan keeksotisannya. Lampu-lampu taman yang tersebar di taman mulai dinyalakan. Warna-warni lampu tampak indah di gelapnya malam. Yang paling sedap dipandang di kala malam adalah Monumen Tugu itu sendiri. Monumen tugu dibalut oleh lampu hias yang berwarna-warni. Pantulan dari cahaya lampu memberikan sentuhan yang indah pada setiap air mancur yang sedang beraksi. Di kala malam pengunjung berusia remaja yang mendominasi di kawasan Monumen Tugu. Di sekitaran Monumen Tugu terkadang kita bisa menemui penjual keliling kacang rebus, jagung rebus, dan penjual kopi. Memang layak jika kawasan Monumen Tugu dijadikan salah satu tempat tongkrongan favorit anak-anak muda di Kota Malang. Saat malam minggu kita juga bisa menemui sekumpulan anak muda dari berbagai macam komunitas atau klub, seperti klub motor. Di kawasan Monumen Tugu Malang juga digunakan sebagai pusat keramaian masyarakat pada hari-hari khusus seperti pada Perayaan Pergantian Tahun (Tahun Baru), kita bisa menyaksikaan atraksi kembang api yang menawan disini.

 

         Saya pribadi yang lahir hingga kuliah di Kota Malang memiliki kisah tersendiri mengenai keberadaan Monumen Tugu. Dulu saya bersekolah di salah satu SMA Negeri yang letaknya berhadapan langsung dengan Monumen Tugu. Sekitar tahun 2001-2002 kawasan kolam Monumen Tugu belum dikelilingi oleh pagar besi.Dan pastinya banyak kenangan lucu atau mungkin memalukan bagi beberapa anak muda yang pernah mengalaminya. Ingatkah ‘ritual’ penceburan ke kolam Monumen Tugu pada masa itu Kawan?. Ya, kenapa saya menyebutnya ‘ritual’ karena saking banyaknya ditemui anak-anak muda yang menyeburkan dirinya sendiri atau diceburkan ke dalam kolam Monumen Tugu oleh temannya pada masa itu. Hal tersebut dilakukan karena dilatarbelakangi dengan berbagai alasan dari yang iseng hingga sebagai perwujudan bentuk syukur atau nadzar (janji) atas suatu pencapaian prestasi atau suatu hal yang membahagiakan. Yang pasti kebanyakan anak-anak muda yang diceburkan ke dalam kolam adalah mereka-mereka yang sedang berulang tahun pada hari itu. Saya pun sudah pernah diceburkan di kolam Monumen Tugu sebanyak dua kali, lumayan puas berenang di kolam teratai dan keluar dari kolam dengan badan basah dan baju kotor dipenuhi lumpur :) .

 

         Monumen Tugu Malang memang keberadaannya memiliki pengaruh yang besar bagi Kota Malang itu sendiri dan penduduknya. Kalau saya pribadi berpendapat Monumen Tugu sebagai representatif dari Kota Malang. Keindahan dan keasrian taman di Monumen Tugu saya analogikan sebagai Kota yang berhawa sejuk. Air kolam yang tenang disertai tumbuhan teratai yang cantik saya analogikan sebagai warga malang yang ramah, santun, menawan, serta cinta damai. Tugu Bambu Runcing sebagai simbol perjuangan saya analogikan sebagai bentuk inspirasi Arek-Arek Malang untuk selalu berkarya dan berprestasi dalam segala bidang, seperti klub sepak bola AREMA yang mengharumkan nama Kota Malang, serta air mancur dan lampu-lampu taman yang berwarna-warni saya analogikan sebagai bentuk Kota Malang yang dinamis serta cerita asam,manis, dan pahit bagi masyarakat yang tinggal di Kota Malang.

 

         Monumen Tugu oh Monumen Tugu! dirimu memiliki sejuta kenangan bagi banyak orang. Buat AREMANIA yuk kita jaga bareng keindahan, keasrian, dan kebersihan Kawasan Monumen Tugu. Buat para pengunjung Monumen Tugu mari kita buang sampah pada tempat sampah yang telah disediakan, jangan merokok, jangan memetik bunga atau tumbuhan di taman, dan jangan sekali-kali berani menceburkan diri atau orang lain ke dalam kolam karena kolamnya sudah dipagar dan pastinya Anda akan ditangkap oleh petugas keamanan dan ketertiban setempat :) . Bagi yang belum pernah berkunjung, yuk ramai-ramai berlibur ke Kota Malang :) . Malang, I love you so much lah! :) .


Labels: Malang , Holiday , Monumen Tugu



Artikel Menarik Lainnya

Menikmati Eksotisme Ranu Kumbolo
 
Africa from Java
 
NORTHREN PEARL (MUTIARA DI UJUNG UTARA)
 
Kado Kota Kecil
 
Datanglah ke Sempu !
 
0 Komentar Tampilkan

Tidak ada komentar.




Rate Successful
User name
Password