Search Destination
Temukan artikel seputar tempat dan aktivitas wisata yang kamu sukai, mulai dari berenang di pantai sampai panjat tebing.

Daerah Wisata


Jenis Wisata


Kata Kunci





SPONSORED



Total Article
1535
Total Member
17330





Share  


72
Papua Barat, 11 July 2012 12:00
Raja Ampat Dive Lodge, Menjadi Raja Di Pulau Raja

Setelah sempat bermalam di Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Waisai, pagi harinya kami langsung menuju Raja Ampat Dive Lodge ( RADIL ). Nah, ditempat inilah semua kegiatan mulai terkonsentrasi. Perjalanan menuju RADIL yang terdapat di pulau Mansuar ini menempuh waktu sekitar 1 jam dengan mencarter kapal cepat. Rombongan yang jumlahnya 40 orang lebih ini terbagi menjadi dua dengan kapal yang berbeda. The X-Team dan rombongan Media serta para petinggi ADIRA berbaur di dua kapal yang berbeda. Keceriaan dan keakraban antara rombongan sangat terlihat jelas sekali. Yaps, hari ini adalah hari pertama kita mulai melakukan kegiatan menelusuri kepulauan Raja Ampat yang sensasional.

 

Fakta menyatakan, Raja Ampat tak hanya menggudangkan keindahan yang hanya bisa dinikmati dari kedalaman laut. Keindahan di atas permukaan laut Raja Ampat ini membeberkan bukti tentang kesempurnaan pemandangan laut dan pulau yang ada di Negeri ini. Kami sadar betul dan sudah siap secara lahir dan batin untuk melihat kenyataan yang bakal membuat kami terbengong – bengong melihat pemandangan yang ada. Kepulauan di wilayah Papua Barat yang terkenal dengan keindahan karang dan keanekaragaman jenis ikan ini memang menjadi tujuan utama para Wisatawan asing saat ke Indonesia. Setiap jengkal keindahannya sangat sayang sekali jika sampai terlewat oleh mata kita.

 

Selama perjalanan menyebrangi teluk dari Waisai menuju pulau Mansuar memang tidak banyak pemandangan yang kami lihat.  Hanya sekumpulan ikan terbang yang selalu hadir dalam setiap penyebrang kami. Lain cerita ketika kapal sudah menurunkan kecepatan saat sebuah pulau sudah didepan mata. Alaaamaaaak..... seakan tak percaya yang kami lihat apakah sebuah pulau atau negeri khayangan seperti halnya yang di dongeng – dongeng. Pulau yang tadinya kecil dari kejauhan perlahan terlihat besar saat kapal mendekat. Bukit yang hijau lebat dengan pepohonan yang tinggi dan besar menghiasi pulau itu.

 

Air laut biru legam selama perjalanan perlahan mulai memudar menjadi biru terang seolah mengubah warnanya dengan campuran warna hijau cerah didasar laut. Dari jarak kurang dari 500 meter, kami dapat melihat pemandangan dibawah dermaga yang menjorok kearah laut yang sangat indah. Komposisi mata harus rata saat mendekati pulau ini. Pandangan lurus 50 % atas dan 50 % bawah tampil sempurna. Saat kapal mulai bersandar, air laut laut yang jernih seperti kaca sudah menanti. Saking jernih dan bersihnya, kami dapat melihat dasar laut sampai kedalaman 10 meter dengan warna percampuran biru muda dan hijau muda. Dan tentunya, dengan pemandangan sejelas ini kami dapat menikmati segerombolan ikan dari beragam jenis dan ukuran berenang kesana kemari. Sempurna !!!

 

Setelah kapal sudah terikat dengan baik dan mesin dimatikan, barulah kami menginjakan kaki di dermaga yang sangat panjang ini. Asyiknya, dermaga ini dirancang seperti sebuah bangunan rumah yang berada di tengah laut. Jarak dari bangunan ini untuk mencapai daratan sekitar 100 meter. Namun, Foilovers jangan berfikir jauh dulu dan capek yaa. Karena sepanjang perjalanan menuju daratan di pulau, kita dihadirkan pemandangan dasar laut yang sangat jelas lengkap dengan biotanya. Kontur pantai yang landani menjadikan kami sangat puas sekali melihat terumbu karang yang dipenuhi ikan – ikan yang berenang lepas.

 

Sebelum sampai di ujung daratan, suara burung dari beragam jenis sudah menyambut kami. Kicauannya yang sangat indah dan melengking seolah – olah mempersembahkan nyanyian selamat datang buat orang yang datang ke pulau ini. Makin kuat saja khayalan kami yang merasakan seperti di negeri dongeng dengan keindahan mutlak yang belum pernah ditemui dimanapun. Nah, sesampainya di daratan, pintu masuk ke penginapan hanya berupa sekumpulan hutan bakau pada kanan dan kirinya serta pohon besar. Namun, setelah menelusuri jalan setapak dari bilah papan kayu, akhirnya kami tiba di bangunan utama dari penginapan ini.

 

Makin kedalam, makin terasa indah dengan nuansa etnik yang kuat. Kesempurnaan dan kenyamanan dari penginapan yang mengusung konsep pulau Dewata sangat kental sekali. Semua bangunan terbuat dari kayu dengan batang pohon besar sebagai pondasi dan pagar terasnya. Terlihat sederhana dan asri pada tampilan luarnya. Namun berbeda sekali saat kami sudah memasuki kamarnya. Didalamnya tersedia kipas angin gantung dan pendingin AC. Kasurnya yang empuk dikolaborasikan dengan kelambu dibagian atasnya. Percampuran modern dan tradisional inilah yang membuat banyak tamu yang menginap merasa betah untuk berlama – lama di tempat ini.

 

Di bagian bangunan utama yang berfungsi sebagai ruang resepsionis dan juga restoran memiliki pemandangan laut yang indah sekali. Sebuah dermaga kecil dibangun sebagai tempat beristirahat dan bersantai. Restoran ini mengusung konsep makan di pinggir pantai yang sangat sempurna. Karena hamparan pasir putih yang bersih ini tak terusil oleh hantaman ombak yang besar. Alhasil, menghadirkan suasana yang sangat tenang sekali saat di pinggir pantai tanpa deburan ombak. Yang terpenting dari semua itu adalah pelayanannya loh. Semenjak datang sampai kami berpamitan pulang beberapa hari berikutnya, kami benar -  benar diperlakukan layaknya seorang raja dari pelayanan yang sangat ramah dan baik. Jadi buat Foilovers yang ingin berkunjung ke Raja Ampat, pastikan bisa bermalam di tempat ini ya.

 
 
Untuk informasi reservasi

Jl. By Pas Ngurah Rai 147 x, Sanur – Bali, Indonesia

Telp : 0361 – 80858585 / 2077707

Fax : 0361 288480 / 271539 


This expedition is sponsored by


0 Komentar Tampilkan

Tidak ada komentar.




User name
Password